2020, Kalbe Farma Proyeksikan Belanja Modal Sekitar Rp 1,5 T

Direktur PT Kalbe Farma Tbk Pre Agusta menjelaskan KJSA 2019 dalam sambutannya di Jakarta Selatan, Kamis, 18 Juli 2019. TEMPO/Khory

TEMPO.CO, Jakarta -PT Kalbe Farma Tbk. memproyeksikan belanja modal sekitar Rp 1 triliun - Rp 1,5 triliun pada 2020. Sebagian dari belanja modal bakal dipenuhi dari pinjaman bank.  

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan, perseroan sedang menyiapkan pendanaan dari  bank untuk memenuhi kebutuhan belanja modal pada tahun depan. Nilai belanja modal diperkirakan lebih dari Rp 1 triliun. 

Adapun, belanja modal yang bakal dipenuhi dari bank sekitar Rp 300 miliar - Rp 500 miliar, sedangkan sekitar Rp 1 triliun lainnya berasal dari kas perseroan. Perusahaan farmasi itu, belum berencana melakukan penerbitan obligasi di tengah tren penurunan suku bunga acuan, untuk memenuhi pendanaan tahun depan.  

"[Dari perbankan] nilainya tidak terlalu besar sekitar Rp 300 miliar-Rp 500 miliar untuk capex tahun depan," katanya dalam kegiatan Capital Market Summit and Expo 2019 (CSME) pada Jumat, 23 Agustus 2019. 

Vidjongtius mengatakan, belanja modal tahun depan digunakan untuk menyelesaikan ekspansi di pabrik Cikarang. Sebagai informasi, Kalbe Farma sedang menyelesaikan fasilitas produksi di Saka Farma, Bintang Toedjoe, serta penambahan cabang baru PT Enseval Putera Megatrading Tbk. 

Lebih lanjut, dia berharap kinerja penjualan KLBF lebih baik pada tahun depan, seiring dengan kenaikan anggaran kesehatan sebesar Rp 132,2 triliun dalam RAPBN 2020, lebih besar dari Rp 123,1 triliun pada 2019. 

"Harapannya [2020] lebih baik dari tahun ini. Kalau tahun ini dapat 6%-8%, tahun depan harus lebih baik. Saat ini belum final," imbuhnya. 

Usai paparan publik pekan lalu, Direktur Kalbe Farma Bernadus Karmin Winata mengatakan, belanja modal pada tahun depan diperkirakan sekitar Rp1 triliun - Rp1,5 triliun. Alokasi ini lebih rendah dibandingkan dengan belanja modal tahun ini sebesar Rp 1,5 triliun - Rp 2 triliun. 

Dia menjelaskan, tambahan belanja modal sebesar Rp 500 miliar pada tahun ini untuk transformasi digital dan pengembangan produk biologis. Hingga semester I/2019, perseroan telah menyerap belanja modal Rp 912 miliar. 

"Tahun ini ada transformasi teknologi dan produk biologi sehingga perseroan menambah Rp 500 miliar. Capex tahun depan sekitar Rp 1 triliun - Rp 1,5 triliun," imbuhnya. 

Pada perdagangan Jumat, 23 Agustus 2019, saham KLBF ditutup pada level Rp1.620 atau melemah 0,31%. Di level harga itu, perseroan memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp 75,94 triliun. 






Besok Periode Penguncian Saham GoTo Berakhir, Ini Rencana Manajemen

1 menit lalu

Besok Periode Penguncian Saham GoTo Berakhir, Ini Rencana Manajemen

Periode penguncian saham atau lock-up PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akan berakhir pada 30 November 2022.


Krakatau Steel Tambah 20 Persen Kepemilikan Saham PT Krakatau Posco

9 jam lalu

Krakatau Steel Tambah 20 Persen Kepemilikan Saham PT Krakatau Posco

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. resmi menambah kepemilikan saham pada PT Krakatau Posco sebanyak 20 persen.


IHSG Turun ke Zona Merah, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Teknologi Turun Terdalam

1 hari lalu

IHSG Turun ke Zona Merah, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Teknologi Turun Terdalam

IHSG perlahan melemah dan turun ke zona merah, sebelum menutup sesi pertama hari ini, Senin, 28 November 202 di level 7.037,2.


IHSG Diprediksi Menguat Dekati 7.200, Samuel Sekuritas Sebut 5 Saham Patut Dicermati

1 hari lalu

IHSG Diprediksi Menguat Dekati 7.200, Samuel Sekuritas Sebut 5 Saham Patut Dicermati

PT Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi jika indeks mampu tembus supply level 7.100-7.130, maka IHSG dapat berpotensi mengalami tren kenaikan.


Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

1 hari lalu

Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

Kinerja saham di Indonesia sepanjang tahun ini bervariasi, dengan sejumlah sektor mencetak kinerja unggul dan lainnya melemah.


Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

5 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

Vice President PT Samuel Sekuritas Indonesia M. Alfatih mengatakan pergerakan IHSG masih dalam pola konsolidasi pada Kamis, 24 November 2022.


Bursa Efek Indonesia Suspensi Saham PT Hanson International, Sebab...

5 hari lalu

Bursa Efek Indonesia Suspensi Saham PT Hanson International, Sebab...

Hanson International telah dikenakan notasi khusus selama lebih dari satu tahun berturut-turut sejak tanggal 14 Oktober 2021.


4 Emiten Akan Bagikan Dividen Akhir November 2022, Apa Saja?

6 hari lalu

4 Emiten Akan Bagikan Dividen Akhir November 2022, Apa Saja?

Emiten cat milik keluarga Crazy Rich Surabaya Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk. akan membagikan dividen interim sebesar Rp619,53 miliar.


IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Cermati Saham ARTO, BUMI, BRMS dan FILM

8 hari lalu

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Cermati Saham ARTO, BUMI, BRMS dan FILM

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali mendekati area resistance di sekitar 7.090 hingga 7.130.


Direktur Keuangan Bank Mandiri Borong Lagi Saham BMRI, Berapa Total Kepemilikannya?

8 hari lalu

Direktur Keuangan Bank Mandiri Borong Lagi Saham BMRI, Berapa Total Kepemilikannya?

Direktur Keuangan Bank Mandiri Sigit Prastowo memborong 100.000 lembar saham emiten bersandi BMRI dengan harga pembelian per lembar Rp10.037,5.