Pemerintah Dorong Perusahaan Kecil Dapat Dana dari Pasar Modal

Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution (ketiga kiri) didampingi Menkeu Sri Mulyani (kedua kiri), Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara (kiri), Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi (kanan), Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (ketiga kanan) dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen saat pembukan perdagangan 2019 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah akan mendorong supaya perusahaan kecil ikut mendapatkan pendanaan dari Pasar Modal dimana regulasinya tengah dikaji saat ini.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan perusahaan skala kecil dan menengah pun didorong untuk memperoleh pendanaan dari pasar modal. Salah satunya dengan menerapkan segmentasi pendanaan di pasar modal berdasarkan ukuran perusahaan yang membutuhkan dana.

“Saat ini sedang dikaji kebijakan relaksasi kewajiban bagi perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah yang telah menjadi emiten, tanpa mengurangi kualitas keterbukaan informasi yang perlu diketahui oleh investor,” ujar Darmin dalam siaran resmi Sabtu, 24 Agustus 2019.

Kebijakan-kebijakan strategis tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif atau SNKI, selain upaya Pendalaman Sektor Keuangan yang berjalan sebelumnya.

Peningkatan inklusi keuangan melalui ketersediaan akses terhadap berbagai layanan dan produk keuangan akan mendorong pelaku usaha untuk melakukan inovasi, efisiensi maupun investasi. Aktivitas dari pelaku usaha ini akan terkonversi menjadi sebuah output dalam perekonomian dan dalam jangka panjang akan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi serta mengurangi ketergantungan modal jangka pendek (short term capital inflows).

Menurutnya, pemerintah kian agresif untuk pengembangan pasar modal yakni dengan kemudahan bagi investor dalam mengakselerasi percepatan pembukaan rekening efek untuk meningkatkan basis investor di pasar modal melalui simplifikasi pembukaan rekening efek. “Dengan kemudahan ini pembukaan rekening efek yang sebelumnya membutuhkan waktu beberapa hari kini dapat dipersingkat menjadi sekitar 30 menit,” ujar Darmin.

Upaya pengembangan pasar modal, lanjutnya, juga dilakukan dengan memberikan kemudahan bagi calon emiten dalam proses Go Public melalui pengintegrasian sistem penyampaian dokumen penawaran umum yang ditujukan kepada Otoritas Jasa Keuangan atau OJK dengan dokumen pencatatan efek pada bursa efek.

Selain itu, Darmin mengatakan bahwa setelah 42 tahun diaktifkannya kembali sejak 15 Agustus 1977, pasar modal Indonesia menerima kado berupa jumlah SID saham yang tercatat 1.000.049 orang melampaui angka milestone satu juta.

“Perkembangan pasar modal pada tahun 1977 dari sisi nilai kapitalisasi masih relatif kecil, Rp2,73 miliar. Namun setelah 42 tahun berdiri, per 21 Agustus 2019 nilai kapitalisasi tumbuh 2.628 kali lipat dengan nilai sebesar Rp7.172,7 triliun,” katanya dalam siaran resmi Sabtu (24/8).

Darmin menambahkan bahwa pada periode yang sama IHSG telah tumbuh 6.280%. Pada 1977 hanya 98 poin tumbuh menjadi 6.252,97 poin pada 21 Agustus 2019. Menurutnya berbagai kebijakan dan strategi turut dilakukan pemerintah dalam rangka memperkuat pasar modal di Indonesia. Pasalnya pasar modal Indonesia yang kuat tentunya harus diiringi dengan supply dan demand yang sama-sama kuat.

“Dari sisi supply, upaya meningkatkan jumlah emiten dilakukan dengan menyederhanakan kebijakan dan mempercepat prosedur perijinan IPO. Sedangkan dari sisi demand, kita permudah dan percepat transaksi investor di pasar modal,”pungkasnya.






Luhut Peringatkan Investasi Tak Boleh Ada Hambatan: Buat Saya Ada Satu Titik to Kill or To Be Killed

17 jam lalu

Luhut Peringatkan Investasi Tak Boleh Ada Hambatan: Buat Saya Ada Satu Titik to Kill or To Be Killed

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mem-buldozer pihak yang mengganggu upaya pemerintah dalam mengejar target investasi domestik.


Ancaman Resesi Global 2023, Jokowi Minta Tak Ada yang Persulit Investasi

21 jam lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Jokowi Minta Tak Ada yang Persulit Investasi

Jokowi memperkirakan upaya menggaet komitmen investasi akan semakin sulit lantaran bakal berebut dengan semua negara mulai awal tahun depan.


Jokowi Minta Tak Ada Pihak yang Persulit Masuknya Investor ke Dalam Negeri

23 jam lalu

Jokowi Minta Tak Ada Pihak yang Persulit Masuknya Investor ke Dalam Negeri

Jokowi menyebut Indonesia kini telah mendapatkan banyak kepercayaan dari masyarakat berkat berbagai acara internasional.


Strategi yang Bisa Diterapkan untuk Hadapi Ancaman PHK

1 hari lalu

Strategi yang Bisa Diterapkan untuk Hadapi Ancaman PHK

Melihat banyaknya perusahaan yang melakukan PHK membuat karyawan cemas. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan dipersiapkan untuk menghadapi PHK.


Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

1 hari lalu

Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari lowongan kerja palsu sehingga dapat menjadi pelamar kerja yang cermat.


Perkuat Kerja Sama Pembangunan IKN, Menteri Basuki Temui 12 Perwakilan Investor Jepang

1 hari lalu

Perkuat Kerja Sama Pembangunan IKN, Menteri Basuki Temui 12 Perwakilan Investor Jepang

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan sejumlah Delegasi Jepang yang dipimpin oleh Penasehat Utama Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Hiroto Izumi


Ini Sanksi Bagi Perusahaan Yang Tak Mau Beri Cuti Haid pada Perempuan

1 hari lalu

Ini Sanksi Bagi Perusahaan Yang Tak Mau Beri Cuti Haid pada Perempuan

Cuti haid merupakan salah satu hal dari pekerja perempuan, apabila hak ini tidak dilakukan maka perusahaan akan memperoleh sanksi


Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

1 hari lalu

Presiden Jokowi: Berikan Insentif bagi Investor dan Industri Produk Substitusi Impor

Jokowi memerintahkan jajarannya untuk memberikan insentif bagi investor dan industri yang berhasil memproduksi barang substitusi impor.


Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

3 hari lalu

Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

Kinerja saham di Indonesia sepanjang tahun ini bervariasi, dengan sejumlah sektor mencetak kinerja unggul dan lainnya melemah.


Soal Indonesia Kalah di Gugatan WTO, Energy Watch: Ini Sumber Daya Kita, Lawan!

4 hari lalu

Soal Indonesia Kalah di Gugatan WTO, Energy Watch: Ini Sumber Daya Kita, Lawan!

Energy Watch menyatakan Indonesia tidak perlu takut meski kalah dalam gugatan larangan ekspor nikel di WTO.