Jika Jadi Ibu Kota, Kalimantan Timur Bersiap Tampung Pendatang

Reporter

Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis, 25 Juli 2019. Setidaknya ada 3 daerah yang menjadi bakal calon ibu kota negara, yaitu Bukit Nyuling (Gunung Mas, Kalimantan Tengah), Bukit Soeharto (Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur), dan Palangkaraya (Kalimantan Tengah). ANTARA/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengatakan Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara harus bersiap diri menampung arus pendatang yang bermigrasi jika Kalimantan Timur terpilih menjadi ibu kota baru.

“Tidak bisa dihindari dampak kegiatan migrasi dan urbanisasi. Itu otomatis akan terjadi. Tapi saya kira tidak ada masalah dengan hal itu. Masyarakat tinggal diberikan informasi. Tinggal membangun koordinasi dan analisa sebaik mungkin,” katanya Sabtu, 24 Agustus 2019.

Tidak menutup kemungkinan, ruang terbuka hijau (RTH) nantinya harus diubah. Namun tetap dengan pertimbangan yang matang agar tidak melanggar tata ruang.

“Prinsip utamanya adalah disiplin. Yang jadi persoalan, ketika kita tidak disiplin dengan ketentuan tata ruang yang sudah dibuat. Komunikasi dengan wali kota dan bupati sudah otomatis itu. Baik dengan wali kota Balikpapan dan Samarinda, maupun dengan bupati Kukar dan PPU,” katanya.

Sementara itu, bagi pelaku bisnis, migrasi atau arus perpindahan warga akan dilihat sebagai sebuah potensi bisnis. Misalnya, bisnis penyediaan jasa di sektor perhotelan maupun untuk rumah sewa.

Selain itu, nantinya akan ada perubahan ketentuan atas tata ruang Kaimantan Timur. Begitu juga dengan Samarinda, Balikpapan, dan Kukar. Karena urbanisasi sudah pasti akan terjadi ketika ibu kota negara dibangun di Kaltim.

Berdasarkan data Bappenas, setidaknya ada 1,5 juta aparatur sipil negara (ASN) di Jakarta yang akan bermigrasi jika IKN mulai dibangun. Selama proses pembangunan berlangsung, kabupaten/kota yang bersisiran dengan lokasi IKN akan menjadi daerah penopang.

Adapun terdapat dua lokasi yang disodorkan Pemerintah Kaltim untuk menjadi pusat pembangunan ibu kota negara yakni kawasan Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara (Kukar) dan daerah Sotek, Penajam Paser Utara (PPU).

BISNIS






Jokowi Berterima Kasih ke Masyarakat Suku Dayak yang Telah Dukung IKN

2 hari lalu

Jokowi Berterima Kasih ke Masyarakat Suku Dayak yang Telah Dukung IKN

Presiden JJokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat adat suku Dayak, yang telah mendukung proyek Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.


Kuliner Khas Kutai Kartanegara, Mulai dari Sate Payau hingga Gence Ruan

3 hari lalu

Kuliner Khas Kutai Kartanegara, Mulai dari Sate Payau hingga Gence Ruan

Berkunjung ke Kutai Kartanegara tak lengkap sebelum mencicip kuliner khasnya, antara lain sate payau atau sate rusa dan gence ruan.


Sejarah Hari Ini: 11 Tahun Lalu Jembatan Kutai Kartanegara Ambruk, Telan Puluhan Korban Jiwa

5 hari lalu

Sejarah Hari Ini: 11 Tahun Lalu Jembatan Kutai Kartanegara Ambruk, Telan Puluhan Korban Jiwa

Jembatan Kutai Kartanegara runtuh pada 26 November 2011. Korban tewas 23 orang dan 13 orang dalam tahap pencarian. Begini kilas balik peristiwanya.


Isu Setoran Tambang Ismail Bolong ke Petinggi Polri Diduga Hingga Rp 6 Miliar

8 hari lalu

Isu Setoran Tambang Ismail Bolong ke Petinggi Polri Diduga Hingga Rp 6 Miliar

Isu setoran dana dari Ismail Bolong diduga masuk ke kantong beberapa petinggi Polri.


Perry Warjiyo: Perpindahan Bank Indonesia ke IKN Masuk dalam Kebijakan 2023

10 hari lalu

Perry Warjiyo: Perpindahan Bank Indonesia ke IKN Masuk dalam Kebijakan 2023

BI mulai menyiapkan perpindahan bank sentral ke Ibu Kota Negara (IKN) baru pada 2023.


KPK Kumpulkan Informasi Soal Dugaan Suap Tambang Ilegal yang Libatkan Ismail Bolong

17 hari lalu

KPK Kumpulkan Informasi Soal Dugaan Suap Tambang Ilegal yang Libatkan Ismail Bolong

KPK bakal mengumpulkan informasi soal dugaan suap dalam penambangan batu bara ilegal di Kalimantan Timur dalam kaitan Ismail Bolong


REDD+ di Kalimantan Timur, Indonesia Terima Pembayaran Pertama Rp 327 Miliar

22 hari lalu

REDD+ di Kalimantan Timur, Indonesia Terima Pembayaran Pertama Rp 327 Miliar

Indonesia menerima pembayaran pertama dari Bank Dunia atas kesepakatan pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD+) di Kaltim.


Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Polri Segera Telusuri Pernyataan Ismail Bolong

24 hari lalu

Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Polri Segera Telusuri Pernyataan Ismail Bolong

Ahmad Sahroni meminta agar Polri secara terbuka mengungkapkan dan menelusuri kasus tambang batubara ilegal yang disebut Ismail Bolong


Enam Ribu Kepala Desa se-Indonesia Direncanakan Kunjungi IKN

31 hari lalu

Enam Ribu Kepala Desa se-Indonesia Direncanakan Kunjungi IKN

Kunjungan ke IKN ini dalam rangkaian kegiatan Rakornas Dewan Pengurus Pusat Apdesi pada Desember 2022.


Kesal Ada yang Tolak Proyek IKN, Gubernur Kaltim Doakan Pendek Umurnya

33 hari lalu

Kesal Ada yang Tolak Proyek IKN, Gubernur Kaltim Doakan Pendek Umurnya

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengaku kesal dengan pihak-pihak yang masih menolak proyek Ibu Kota Nusantara atau IKN. Isran bahkan mendoakan pihak-pihak yang menolak megaproyek itu pendek umur.