22,8 Ribu Ton Produks Sawit Sumbar Diekspor ke Cina dan Jepang

BBN 15 Persen Dongkrak Ekspor Sawit

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 22,8 ribu ton produk sawit dan turunannya asal Sumatera Barat menjadi produk ekspor ke Cina dan Jepang.

"Komoditas yang diekspor berupa minyak sawit RBD sebanyak 4 ribu ton dan CPO sebanyak 7,8 ribu ton dengan tujuan Cina, serta produk sampingan berupa cangkang sebanyak 11 ribu ton ke Jepang," kata Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil di Padang, Sabtu 24 Agustus 2019.

Jamil mengatakan selaku fasilitator perdagangan produk pertanian, Badan Karantina Pertanian menjadi penjamin kesehatan dan keamanan produk pertanian yang ditransaksikan ke negara mitra dagang.

Perlakuan pemeriksaan karantina dilakukan sesuai dengan standar internasional dan persyaratan tiap negara tujuan.

"Penguatan sistem karantina tidak hanya untuk menjaga kelestarian SDA hayati tapi sekaligus juga untuk mendorong kinerja ekspor pertanian," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan sertifikasi daring atau e-cert untuk menjamin keberterimaan produk pertanian di negara tujuan ekspor.

Pertukaran data ini memungkinkan pemeriksaan pemenuhan persyaratan teknis dilakukan sebelum produk sampai sehingga jika ada ketidakkesesuaian dapat segera diantisipasi perlakuan karantina, kata dia

Ia menyampaikan saat ini baru ada empat negara, yang telah bekerja sama yaitu Australia, Selandia Baru, Belanda dan Vietnam akan terus dilakukan penjajakan kerja sama.

Sementara, Kepala Karantina Pertanian Padang Eka Darnida Yanto menyebutkan selain produk turunan sawit juga diekspor produk pertanian lain asal Sumbar.

Total nilainya mencapai Rp212,8 miliar terdiri atas lempeng karet sebanyak 604,8 ton, biji kopi 18 ton, kayu manis 95 ton dan produk turunan kelapa yang terdiri dari santan 83,8 ton, kelapa parut 25 ton dan air kelapa sebanyak 71,2 ton.

Adapun negara tujuan ekspor antara lain Belanda, Spanyol, Norwegia, China, Bangladesh, dan Jerman.

Eka menyampaikan ekspor cangkang sawit mengalami peningkatan sebesar 28 persen hingga Agustus 2019 .

Total ekspor pada 2018 sebanyak 404,8 ribu ton, sementara hingga minggu kedua Agustus 2019 ekspor cangkang sawit telah telah mencapai 344,4 ribu ton.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumbar Chandra mengapresiasi tumbuhnya industri turunan asal sawit berupa cangkang.

Ia berharap Kementan dapat memberikan tambahan bantuan mulai dari benih unggul, budi daya hingga peningkatan kemampuan SDM, di samping penjaminan produk di pasar ekspor.

Dengan keunggulan sebagai biomassa dan harga yang lebih murah dibanding sumber energi asal fosil, cangkang sawit sebagai energi hijau bakal menjadi kebutuhan dunia, kata dia.






Produsen Makanan Minuman Unifam Sebut Total Penjualan 2022 di atas Dua Digit

11 jam lalu

Produsen Makanan Minuman Unifam Sebut Total Penjualan 2022 di atas Dua Digit

Produsen makanan dan minuman (mamin) Indonesia PT United Family Food atau Unifam menyampaikan total penjualan produk pada 2022 mencapai dua digit.


UMKM Binaan Bank Indonesia Billiton Spices Sukses Ekspor Lada ke Australia dan Filipina

11 jam lalu

UMKM Binaan Bank Indonesia Billiton Spices Sukses Ekspor Lada ke Australia dan Filipina

Produk lada kemasan dari usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Pulau Belitung, Billiton Spices, berhasil menembus pasar Australia dan Filipina.


Dewan Minyak Sawit Minta Pemerintah Permudah Regulasi Impor BMTB Demi Investasi

12 jam lalu

Dewan Minyak Sawit Minta Pemerintah Permudah Regulasi Impor BMTB Demi Investasi

Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) meminta pemerintah untuk mempermudah berbagai regulasi yang memberikan daya tarik tinggi bagi investor luar negeri ke Indonesia.


Sri Mulyani: Kinerja Ekspor Tertinggi dalam Sejarah

16 jam lalu

Sri Mulyani: Kinerja Ekspor Tertinggi dalam Sejarah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan bagaimana pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sisi pengeluaran dan produksi.


Ini Usul Bahlil Jika Indonesia Kembali Kalah Gugatan di WTO

19 jam lalu

Ini Usul Bahlil Jika Indonesia Kembali Kalah Gugatan di WTO

Bahlil kembali menekankan Indonesia tak akan mundur dalam menerapkan larangan ekspor nikel meski telah kalah gugatan Uni Eropa di WTO.


Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

23 jam lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

Sri Mulyani Indrawati menanggapi pengumuman Badan Pusat Statistik atau BPS soal pertumbuhan ekonomi tahun 2022. Begini penjelasannya.


BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Harga Komoditas, Airlangga: Masih Landai Relatif Tinggi

1 hari lalu

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Harga Komoditas, Airlangga: Masih Landai Relatif Tinggi

Menteri Airlangga menanggapi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2022 yang masih ditopang oleh harga komoditas.


Surya Darmadi Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

1 hari lalu

Surya Darmadi Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Jaksa menuntut Pemilik PT. Duta Palma Group Surya Darmadi dengan hukuman pidana penjara seumur hidup dan denda Rp 1 miliar


MinyaKita Langka di Pasaran, Simak Aturan Baru untuk Membelinya

1 hari lalu

MinyaKita Langka di Pasaran, Simak Aturan Baru untuk Membelinya

Agar masyarakat tak memborong Minyakita sehingga menimbulkan kelangkaan di pasar, Mendag mengeluarkan aturan terbaru untuk membeli minyak goreng itu.


Neraca Perdagangan RI pada 2022 Surplus USD 54,53 Miliar, BPS: Tumbuh 53,96 Persen

1 hari lalu

Neraca Perdagangan RI pada 2022 Surplus USD 54,53 Miliar, BPS: Tumbuh 53,96 Persen

Neraca perdagangan mencatatkan surplus baik di triwulan empat 2022 maupun secara kumulatif sepanjang tahun 2022. Begini penjelasan lengkap BPS.