Pascademo Damai, Kegiatan Perekonomian di Biak Papua Normal Lagi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kopra di Pulau Meosmangguandi, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. TEMPO/Tony Hartawan

    Kopra di Pulau Meosmangguandi, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Biak - Kegiatan perekonomian di pasar dan pusat keramaian di Biak Numfor hingga Sabtu, pukul 18.00 WIT, kembali normal pascademo damai masyarakat Papua menolak aksi rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jatim, 20-22 Agustus lalu.

    "Berjualan kebutuhan bahan pokok sudah lancar karena tidak ada lagi aksi demo damai masyarakat Papua menolak rasisme," kata Darmis, salah satu penjual minuman di Biak, Sabtu.

    Sebagai pedagang kecil, pendapatan dirinya bergantung dari hasil penjualan makanan di tempat itu. Ketika terjadi aksi demo masyarakat adat Papua, lanjut Darmis, sebagian besar pedagang menutup tempat berjualan karena takut dilempar oknum pengunjuk rasa yang melewati jalan di dekat tempatnya berdagang.

    "Sudah tiga hari ini kami sudah berjualan untuk mendapatkan penghasilan buat kebutuhan makan anak istri," kata Paulus, pedagang lainnya di daerah itu.

    Ia berharap, tidak ada lagi aksi demo warga sehingga dia bisa mencari uang dari hasil berjualan makanan. Pada kesempatan sebelumnya, Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap mengakui aktivitas warga setempat sudah normal. Mereka sudah melakukan kegiatan perekonomian di berbagai pusat pertokoan dan pasar di daerah itu.

    "Pemkab Biak Numfor sudah menerima aspirasi masyarakat adat Papua yang menolak rasisme, radikalisme, dan intoleransi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jatim," ujar dia.

    Ia mengharapkan semua fasilitas perekonomian warga Biak di Papua sudah kembali normal dan penjual telah beraktivitas melayani kebutuhan bahan pokok dan makanan. "Biak harus senantiasa aman dan nyaman sehingga menjadi tempat kunjungan wisatawan ke daerah," kata Bupati Herry Ario Naap. Hingga pukul 18.30 WIT, beberapa pedagang sayur, makanan gorengan, ikan, pertokoan, peralatan motor telah membuka dagangan dengan aman dan lancar.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.