Darmin Dorong Pasar Modal dan Perbankan Berikan Pembiayaan Murah

Reporter

Editor

Rahma Tri

Teller menghitung uang di Bank Negara Indonesia, Jakarta, Selasa, (5/5). Transaksi nilai tukar rupiah kembali menguat 95 poin menjadi Rp 10.400 per dolar AS dibanding penutupan sehari sebelumnya Rp 10.495 per dolar AS. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta pasar modal dan perbankan menyediakan sumber pembiayaan yang lebih efisien atau murah. Hal ini diperlukan supaya bisa mendorong para pelaku usaha maupun investor untuk melakukan ekspansi usaha.

"Apalagi, saat ini merupakan periode pelonggaran atau easing sehingga kami berharap biaya untuk melakukan investasi maupun modal kerja perusahaan bisa secara bertahap lebih murah," kata Darmin di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Jumat 23 Agustus 2019.

Adapun hal itu disampaikan Darmin dalam sambutannya pada acara Capital Market Summit & Expo 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara dari kembali dibukanya Pasar Modal atau Bursa Efek Indonesia pada 15 Agustus 1977 atau peringatan Hari Ulang Tahun Pasar Modal ke-42.

Darmin mengatakan, dirinya mendukung adanya persaingan yang sehat antara industri perbankan dengan pasar modal. Hal tersebut salah satunya untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, dia mendorong keduanya untuk bisa menelurkan kebijakan yang terus memperkuat sektor keuangan. Selain inovasi kebijakan yang lebih responsif, keduanya juga diharapkan untuk bisa menerapkan layanan yang lebih mudah dan cepat bagi pelaku ekonomi.

Darmin juga mendorong pasar modal untuk lebih banyak menjaring pelaku ekonomi dan juga investor retail. Sebab, pasar modal punya peluang besar untuk meningkatkan inklusi keuangan lewat pendanaan perusahaan kecil.

"Kita perlu terbuka bahwa masih diperlukan berbagai langkah untuk membuat masyarakat tidak merasa asing terhadap sektor keuangan," kata Darmin.

DIAS PRASONGKO






Bank Mega Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Persyaratannya

9 jam lalu

Bank Mega Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Persyaratannya

Bank Mega membuka lowongan kerja untuk sejumlah posisi bagi lulusan D3 dan S1. Apa saja persyaratannya?


Jumlah Investor Milenial di Pasar Modal Terus Tumbuh, UOB Gelar Wealth Fair 2022

1 hari lalu

Jumlah Investor Milenial di Pasar Modal Terus Tumbuh, UOB Gelar Wealth Fair 2022

President Director UOB Indonesia Hendra Gunawan mengatakan pameran tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat yang ingin berinvestasi.


Era Digital, Perbankan Hadapi Peluang Metaverse hingga Integrasi Data

1 hari lalu

Era Digital, Perbankan Hadapi Peluang Metaverse hingga Integrasi Data

Bank Mandiri, misalnya, mencoba mengeksplorasi potensi layanan perbankan di metaverse untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.


Mandiri, BNI, dan BRI Prediksi Perbankan Bakal Menjadi Bagian dari Metaverse

1 hari lalu

Mandiri, BNI, dan BRI Prediksi Perbankan Bakal Menjadi Bagian dari Metaverse

Konsep teknologi metaverse atau dunia virtual reality sudah hadir di beberapa industri, di antaranya game dan perfilman.


Kredit Mikro BRI Bertumbuh 14,12 Persen

2 hari lalu

Kredit Mikro BRI Bertumbuh 14,12 Persen

Pertumbuhan kredit ditunjang masifnya strategi ekspansi, digitalisasi, dan pelibatan Holding Ultra Mikro.


Gempa Cianjur, OJK Sebut Debitur Bisa Mendapat Keringanan Kredit

3 hari lalu

Gempa Cianjur, OJK Sebut Debitur Bisa Mendapat Keringanan Kredit

OJK menyebutkan bahwa debitur terdampak gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, berpotensi mendapatkan keringanan kredit.


11 Tahun OJK Gantikan Bapepam-LK, Konglomerasi Sistem Keuangan Jadi Alasan

3 hari lalu

11 Tahun OJK Gantikan Bapepam-LK, Konglomerasi Sistem Keuangan Jadi Alasan

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah 11 tahun. Dibentuk menggantikan Bapepam-LK, saat terjadinya konglomerasi sistem keuangan pada 2009.


Bank Indonesia Catat Transaksi Bulanan Kartu Kredit Kisaran Rp 26 T hingga Rp 28 T Sejak 2018

3 hari lalu

Bank Indonesia Catat Transaksi Bulanan Kartu Kredit Kisaran Rp 26 T hingga Rp 28 T Sejak 2018

Bank Indonesia mencatat nilai transaksi kartu kredit sepanajang Januari-September 2022 tembus 250,47 juta dengan nilai transaksi sebesar Rp231,8 T.


Sepekan Turun 4,73 Persen, Nilai Perdagangan Saham BEI Jadi Rp 12,4 Triliun

7 hari lalu

Sepekan Turun 4,73 Persen, Nilai Perdagangan Saham BEI Jadi Rp 12,4 Triliun

Nilai transaksi saham di pasar modal mengalami penurunan 4,73 persen menjadi Rp12,41 triliun.


Lobi-lobi Pembiayaan Transisi Energi

8 hari lalu

Lobi-lobi Pembiayaan Transisi Energi

Setelah melalui sejumlah negosiasi alot, pemerintah mendapatkan komitmen pembiayaan transisi energi dari sejumlah negara dan lembaga asing.