Bank Indonesia Tanggapi Kabar Viral Uang Dimakan Rayap

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiri-kanan, Deputi Gubenur Sugeng, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo,  Deputi Gubernur Rosmaya Hadi sebelum mengelar press briefing mengenai inflasi bulan Juni 2018, di Gedung Bank Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/Dias Prasongko

    Kiri-kanan, Deputi Gubenur Sugeng, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Deputi Gubernur Rosmaya Hadi sebelum mengelar press briefing mengenai inflasi bulan Juni 2018, di Gedung Bank Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi menanggapi kabar viral soal seorang perempuan yang menukarkan uangnya ke BI lantaran dimakan rayap.

    "BI tak bisa menukar seluruh uang yang lenyap senilai Rp 5,4 juta," kata Rosmaya kepada awak media di kantor BI, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Agustus 2019.

    Kisah perempuan bernama Putri Buddin menjadi viral usai bercerita soal uangnya sebesar Rp 10 juta lenyap dimakan rayap. Dari kisah yang diunggah lewat Twitter oleh Putri, diketahui ia kemudian membawa uang yang dimakan rayap tersebut ke Bank Indonesia (BI).

    Menurut Putri, terdapat Rp 5,4 juta yang layak ditukar ke BI. Namun, berdasarkan ceritanya yang diunggah, BI tak mengganti seluruh uang miliknya tersebut.

    Merespons hal ini, Rosmaya mengatakan BI tak bisa menukar seluruh uang yang lenyap senilai Rp 5,4 juta. Sesuai aturan, dari total yang diajukan senilai Rp 5,4 juta, hanya bisa ditukar oleh BI sebesar Rp 1,05 juta.

    "Kami mendengar uang itu dan sudah ditukar ke BI. Kami harus katakan bahwa sesuai ketentuan BI, kalau ada uang rusak lebih 2/3 tidak bisa diganti seluruh nya, hanya sebanyak 1/3 yang diganti, sebab uang yang lain sudah seperti abu," kata Rosmaya.

    Karena itu, Rosmaya meminta masyarakat untuk lebih hati-hati dalam menyimpang uang kertas miliknya. Menurut dia, ada lima cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk menyimpan dan merawat uang dengan cara yang benar.

    Dia mengatakan BI menyebut cara merawat dan menyimpan uang dengan istilah 5J. Kelimanya adalah jangan dilipat, jangan distaples, jangan diremas, jangan dibasahi dan jangan dicoret. Selain itu, Rosmaya mengimbau supaya masyarakat tak menyimpan sendiri uangnya. "Itu sudah ada dan caranya ditunjukan caranya seperti apa dan sebaiknya uangnya disimpan di bank," kata Rosmaya.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.