Pasca Gempa, KEK Palu Catat Triliunan Rupiah Investasi Masuk

Reporter

Petugas menggunakan alat berat untuk mencari jenazah korban bencana gempa dan likuefaksi di Kelurahan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 16 Juni 2019. Gempa bumi berkekuatan 7,4 Mw dan tsunami yang diikuti dengan likuefaksi atau pencairan tanah terjadi pada tanggal 28 September 2018, pukul 18.02 WITA. ANTARA/Mohamad Hamzah

TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) Iwan Yunus mengatakan banyakya calon investor yang datang ke Kawasan Ekonomi Khusus Palu pasca bencana gempa bumi beberapa waktu lalu. Bahkan, ia mengatakan sudah triliunan duit investasi masuk ke sana pasca gempa 28 September 2018.

”Setelah gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang mendera Palu, seluruh dunia tahu Palu. Banyak tenant yang datang ingin berinvestasi di KEK Palu,” kata Iwan dalam Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK di Hotel Aryaduta Jakarta, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 22 Agustus 2019. BPST ditetapkan Pemerintah Kota Palu sebagai Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Palu.

Iwan mengatakan banyaknya pemodal yang tertarik menanam duit di KEK Palu selepas bencana itu di luar perkiraannya. Menurut Iwan banyak calon investor yang baru mengetahui letak Palu. "Begitu mereka melihat Palu, ternyata berada di pusat Indonesia, dekat dengan ALKI II yang setiap tahun ada 10.000 vessel (kapal) yang lewat di situ.”

KEK Palu, tutur Iwan, didukung keberadaan Pelabuhan Pantoloan dengan kedalaman saat ini 18 meter tanpa pengerukan. Sehingga mother vessel dengan kapasitas di atas 50.000 MT pun bisa sandar.

Hingga saat ini, menurut dia, ada beberapa perusahaan dengan nilai investasi cukup besar yang sudah dalam proses konstruksi di KEK Palu. Salah satunya adalah PT Wanhong yang berinvestasi Rp 800 miliar untuk membangun pabrik pengolahan tembaga.

”Wanhong ini produksinya akan diekspor ke Cina. Karena memang perusahaan asal Cina. Mereka pilih Palu karena lokasinya strategis. Secara geografis dekat dengan Cina,” kata Iwan.

Ada juga PT Indomangan Industri yang membangun smelter mangan dengan nilai investasi sebesar Rp 1,2 triliun. Perusahaan ini merupakan joint venture antara Inggris dan Indonesia. Perusahaan ini akan mendatangkan bahan baku dari tambang batu mangan di Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Barat untuk diolah di pabrik yang sedang dibangun di KEK Palu. Targetnya, pabrik itu bisa beroperasi tahun 2020.

Selain itu terdapat beberapa investor yang sedang melaksanakan konstruksi di antaranya adalah PT Alfa Industri Mandiri yang akan membangun Pabrik Pengolahan Karbon Aktif, Coco Feat, dan Coco Fiber yang berbahan baku kelapa. PT Sarana Dwima Jaya yang akan membangun pabrik baja ringan dengan nilai investasi sebesar Rp 10 miliar.

Berikutnya, PT Sulawesi Global Komoditi yang bergerak di bidang pengolahan kakao dan gudang pengeringan dengan nilai investasi Rp 510 juta. Sedangkan PT Sula Kor Energi yang akan membangun pembangkit listrik 33 MW senilai Rp 1,5 triliun, dan PT Hashimoto yang akan membangun industri wood pelet dengan nilai investasi Rp 2,4 triliun.

Adapun investor yang sudah berproduksi di KEK Palu adalah PT Asbuton Jaya Abadi yang bergerak di bidang perdagangan besar bahan bakar padat, cair dan gas dengan nilai investasi Rp 100 miliar. PT Hong Thai International yang bergerak di bisnis pengolahan getah pinus dengan nilai investasi Rp 13,7 miliar dan telah melakukan ekspor sejak akhir 2018. Nilai ekspor pada tahun 2019 adalah sebesar US$ 2,1 juta untuk Gumrosin dan US$ 3,3 juta untuk Turpentin.

Selanjutnya, tercatat PT Kaili Rotan Industri yang bergerak di pengolahan barang jadi maupun setengah jadi dari bahan rotan, bambu dan kayu dengan investasi Rp 25,5 miliar dan PT Tata Kokoh Abadi yang memproduksi batu bata dari tanah liat/keramik, perdagangan besar genteng, batu bata, ubin dan sejenisnya dari tanah liat, kapur semen atau kaca dengan nilai investasi Rp 20 miliar.

”Kami bersyukur calon investor terus berdatangan ke KEK Palu. Wilayah kami memang relatif aman dari bencana. Pada saat bencana alam tahun lalu itu hanya kantor pengelola KEK saja yang rusak. Semua pabrik milik investor tidak rusak,” kata Iwan.

CAESAR AKBAR






Seluk-beluk Somasi

17 hari lalu

Seluk-beluk Somasi

Istilah somasi dalam Kitab Undang-undang alias KUH Perdata tidak disebutkan secara eksplisit.


8 Keunikan Kota Palu yang Jarang Diketahui

45 hari lalu

8 Keunikan Kota Palu yang Jarang Diketahui

Selain dikenal karena bencana tsunami yang menimpa Kota Palu, kota yang dijululi sebagai Kota Lima Dimensi ini memiliki keunikan jarang yang tahu.


Airlangga Cerita Lebih dari Delapan Investor Tanam Modal US$ 1,5 Miliar di Batam

59 hari lalu

Airlangga Cerita Lebih dari Delapan Investor Tanam Modal US$ 1,5 Miliar di Batam

Airlangga Hartarto mengatakan, sudah lebih dari delapan investor yang berinvestasi dalam pengembangan pembangunan pusat data di Batam,


Info Gempa Terkini BMKG: Gempa Darat Dangkal di Luwu dan Palu

13 September 2022

Info Gempa Terkini BMKG: Gempa Darat Dangkal di Luwu dan Palu

Gempa terkini di Palu lepas tengah malam tadi.


Penerima Beasiswa KIP Kuliah Diminta Selesai Tepat Waktu

6 Juni 2022

Penerima Beasiswa KIP Kuliah Diminta Selesai Tepat Waktu

Beasiswa KIP Kuliah merupakan program nasional dari Pemerintah Pusat untuk membiayai generasi muda dalam mengenyam pendidikan S1.


Dosen Pembongkar Korupsi di Universitas Tadulako Mengaku Diserang Berulang Kali

8 April 2022

Dosen Pembongkar Korupsi di Universitas Tadulako Mengaku Diserang Berulang Kali

Dosen pengungkap dugaan korupsi Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, menyatakan


Dosen Pelapor Dugaan Korupsi di Universitas Tadulako Diserang Orang Tak Dikenal

8 April 2022

Dosen Pelapor Dugaan Korupsi di Universitas Tadulako Diserang Orang Tak Dikenal

Rumah milik Muhammad Nasrum, dosen yang melaporkan dugaan korupsi di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah diserang orang tak dikenal.


Jadwal Buka Puasa Wilayah Denpasar, Bima, Gorontalo, Makassar, Palu Hari Ini

4 April 2022

Jadwal Buka Puasa Wilayah Denpasar, Bima, Gorontalo, Makassar, Palu Hari Ini

Berikut jadwal buka puasa untuk wilayah Denpasar, Bima, Gorontalo, Makassar, dan Palu hari ini


Kasus Penimbunan 53 Ton Minyak Goreng di Palu Naik ke Penyidikan

23 Maret 2022

Kasus Penimbunan 53 Ton Minyak Goreng di Palu Naik ke Penyidikan

Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menaikkan status perkara dugaan penimbunan minyak goreng sekitar 53 ton ke penyidikan.


BNPB Sebut Lumpur Bergerak Usai Gempa Pasaman Bukan Likuifaksi

27 Februari 2022

BNPB Sebut Lumpur Bergerak Usai Gempa Pasaman Bukan Likuifaksi

BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, telah melakukan kaji cepat dan pemetaan melalui udara soal kejadian usai gempa Pasaman tersebut