Tiga Organisasi Fintech Buat Kode Etik Bersama

Penyerahan laporan penandatanganan Code of Conduct for Responsible Lending dari anggota AFTECH diwakili Wakil Ketua Umum Jasa Keuangan AFTECH Adrian Gunadi kepada Bapak Rahmat Waluyanto (Dewan Penasihat AFTECH).

TEMPO.CO, Jakarta - Ketiga organisasi financial technology atau fintech yakni, Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech), Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) telah membuat kode etik bersama atau join code of conduct. Aturan ini akan diluncurkan pada gelaran Indonesia Fintech Summit and Expo 2019 pada September mendatang.

"Aftech, AFPI, dan AFSI akan bersama-sama membangun kode etik yang sama untuk mendorong responsible conduct, agar semua fintech di tanah air mempunyai standar dan panduan umum yang sama," kata Niki Santo Luhur, Ketua Umum Aftech di Stario Tower, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Agustus 2019.

Niki menjelaskan kegunaan dari kode etik agar tidak adanya tumpang tindih kode etik. Walaupun setiap asosiasi mempunyai fokus yang berbeda tetapi dengan aturan ini diharapkan dapat menjadi payung yang sama."Jadi diharmonisasikan, karena ada yang mungkin lebih kepada payungnya hukumnya, atau payung kode etik," ujarnya.

Selain sebagai standarisasi, Niki mengatakan, nantinya para organisasj fintech harus sepakat terkait prinsip-prinsip dasar pelaksanaan bisnis. Serta  kode etik bersama ini akan menjadi komitmen dalam menciptkan industri keuangan yang bertanggung jawab.

Menurutnya, saat ini para asosiasi fintech selain mengikuti regulasi yang berbeda-beda setiap organisasi di dalam negeri, mereka juga harus mengikuti standar yang dikeluarkan oleh fintech internasional. Jika ini terus berlangsung, Niki menambahkan akan merepotkan untuk kemajuan industri ini nantinya.

"Kita semua bisa mengikuti, bukan hanya standar di Indonesia, tapi kita bisa juga mengakui standar internasional juga," tuturnya.

Sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) yang telah ditunjuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Niki mengaku, harus lebih aktif dalam mengajak organinasi fintech lainnya dalam merumuskan aturan bersama agar bisa industri ini maju dengan cepat.

"Dengan ini, kami beserta AFPI dan AFSI ingin ada standar bisnis fintech bersama di seluruh Indonesia. Kode etik bersama ini pun sudah kami koordinasikan sejak lama. Memang kami yang lebih proaktif karena Aftech ditunjuk OJK sebagai Self-Regulatory Organization (SRO)," ucapnya.

Setelah kode etik resmi diterbitkan, maka tiga organisasi fintech tersebut akan menyusun Standar Operasional dan Prosedur (SOP), proses investigasi, dan proses audit jika nanti ada perusahaan fintech yang kedapatan tidak mematuhi kode etik tersebut. Kemudian, asosiasi juga berharap OJK juga mau mengawasi jalannya kode etik tersebut.

 






Sri Mulyani Minta Generasi Muda Pikirkan RI saat Genap 100 Tahun, Jangan Menua tapi Miskin

2 hari lalu

Sri Mulyani Minta Generasi Muda Pikirkan RI saat Genap 100 Tahun, Jangan Menua tapi Miskin

Sri Mulyani Indrawati khawatir jika masyarakat Indonesia belum bisa makmur di 2045 atau ketika RI menginjak usia 100 tahun.


Sri Mulyani: APBN 2023 Dirancang Defisit 2,84 Persen dari PDB, Demi Kesehatan Keuangan RI

2 hari lalu

Sri Mulyani: APBN 2023 Dirancang Defisit 2,84 Persen dari PDB, Demi Kesehatan Keuangan RI

Sri Mulyani mengatakan pada tahun 2022, belanja APBN sebesar Rp 3.106,4 triliun dan defisit diperkirakan turun lagi menjadi Rp 598 triliun.


Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

4 hari lalu

Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

Hasil studi Kredivo 2022 menunjukkan peningkatan penggunaan paylater yang sebelumnya pada 2021 sebesar 12 persen meningkat 17 persen pada 2022.


Lima Kiat Siapkan Keuangan di Masa Sulit

8 hari lalu

Lima Kiat Siapkan Keuangan di Masa Sulit

Kondisi sulit tidak bisa diduga. Mempersiapkan keuangan dapat mengurangi dampak buruknya.


Volodymyr Zelensky Dikritik soal Amandemen Pengawasan Keuangan

11 hari lalu

Volodymyr Zelensky Dikritik soal Amandemen Pengawasan Keuangan

Volodymyr Zelensky dianggap memupuskan harapan Ukraina gabung Uni Eropa setelah menanda-tangani amandemen pengurangan pengawasan keuangan.


BPKN Minta OJK Bikin Aturan Lebih Rinci Akses Data Pribadi Fintech

14 hari lalu

BPKN Minta OJK Bikin Aturan Lebih Rinci Akses Data Pribadi Fintech

BPKN meminta untuk membuat aturan lebih rinci terkait kerangka kerja persetujuan akses data pribadi untuk fintech.


Mahasiswa IPB Terjerat Investasi Bodong dan Dikejar Debt Collector Pinjol, Ini Kata OJK

16 hari lalu

Mahasiswa IPB Terjerat Investasi Bodong dan Dikejar Debt Collector Pinjol, Ini Kata OJK

OJK membeberkan modus investasi bodong yang menjerat mahasiswa IPB University dengan total kerugian Rp 2,1 miliar.


OJK Bolehkan Bank Kuasai 35 Persen Saham Fintech, Berikut Bunyi Aturan Baru

17 hari lalu

OJK Bolehkan Bank Kuasai 35 Persen Saham Fintech, Berikut Bunyi Aturan Baru

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan POJK No. 22/2022 tentang Kegiatan Penyertaan Modal oleh Bank Umum.


Jangan Nikahi Laki-laki dengan 10 Ciri Berikut

19 hari lalu

Jangan Nikahi Laki-laki dengan 10 Ciri Berikut

Bagi perempuan, sangat dianjurkan untuk memilih laki-laki yang tepat sebagai pasangan hidup. Lebih baik hindari laki-laki dengan ciri berikut ini.


Hari Ayah Nasional Ini 3 Kiat Agar Ayah Kompak Mengelola Keuangan Bersama Ibu

22 hari lalu

Hari Ayah Nasional Ini 3 Kiat Agar Ayah Kompak Mengelola Keuangan Bersama Ibu

Hari Ayah Nasional saatnya membangun praktik pengelolaan keuangan keluarga yang bersinergi dan suportif