Sebut RAPBN 2020 Rasional, Kadin: Tidak Bombastis

Pertemuan pengusaha Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Propinsi Timur di Kota Dammam, Arab Saudi pada Kamis, 25 April 2019. Foto: dok KRBI Riyadh

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Raden Pardede Indonesia menilai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 rasional. Hal itu karena dia melihat dari asumsi-asumsi dasar APBN 2020 itu.

"Di mana asumsi dasar itu di tengah pertumbuhan ekonomi sekarang ini memang tidak bombastis. Asumsi pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, apakah itu mudah? Tentu tidak," kata Raden dalam seminar RAPBN 2020 di kompleks Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu, 21 Agustus 2019.

Dia melihat pemerintah menetapkan angka tersebut supaya bisa bekerja keras mencapainya. Apalagi, kata dia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengatakan APBN itu didesain untuk menghadapi ketidakpastian.

Dia yakin pemerintah telah menyiapkan ruang yang dapat mengantisipasi situasi ketidakpastian dunia maupun internal.

Sebelumnya, Sri Mulyani mengatakan APBN 2020 didesain untuk mengantisipasi ketidakpastian. Ketidakpastian itu, kata dia, baik yang berasal dari global seperti kalau sampai terjadi downturn ekonomi, maupun dalam negeri kalau sampai ada ketidakpastian seperti bencana alam.

"Memang ini didesain dalam rangka utk jaga fiskal space kita di dalam rangka mengantisipasi ketidakpastian. Sinyal yang ingin disampaikan adalah indonesia mendesain apbn secara prudent, hati-hati namun kita juga sangat responsif," kata Sri Mulyani.

Reponsif itu, kata dia, ditunjukan dari kebijakan di sisi penerimaan dan belanja negara untuk turut serta menyelesaikan masalah fundamental, maupun antisipasi terhadinya kondisi cynical.

"Oleh karna itu, kami akan terus menjaga APBN itu sesuai dgn kondisi dan situasi yang dihadapi dengan tetap fokus pada bernegara," kata dia.

Sri Mulyani mengatakan dalam APBN 2020 proyeksikan pendapatan negara Rp 2.221,5 triliun, belanja negara Rp 2.528,8 triliun dengan defisit 1,76 persen dari GDP. Defisit itu kata, dia setara dengan Rp 307,2 triliun.

"Itu lebih rendah dari realisasi 2018 yang juga sudah lebih endah dari RAPBN-nya," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pidato mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belaja Negara atau APBN Tahun Anggaran 2020, disertai Nota Keuangan. Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menyampaikan bahwa untuk tahun 2020, pemerintah telah menyusun sejumlah asumsi ekonomi makro.

"Pertama, pertumbuhan ekonomi akan berada pada tingkat 5,3 persen dengan konsumsi dan investasi sebagai motor penggerak utamanya," kata Jokowi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.

Inflasi, kata Jokowi, akan tetap dijaga rendah pada tingkat 3,1 persen untuk mendukung daya beli masyarakat. Kedua, di tengah kondisi eksternal yang masih dibayangi oleh ketidakpastian, nilai tukar rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp 14.400 per dolar Amerika Serikat.

"Pemerintah yakin investasi terus mengalir ke dalam negeri, karena persepsi positif atas Indonesia dan perbaikan iklim investasi. Dengan demikian, suku bunga SPN 3 bulan diperkirakan berada di tingkat 5,4 persen," Jokowi menuturkan.






Kadin: Memajukan UMKM Indonesia agar Naik Kelas Menjadi Salah Satu Fokus Kami

3 hari lalu

Kadin: Memajukan UMKM Indonesia agar Naik Kelas Menjadi Salah Satu Fokus Kami

Kamar Dagang dan Perindustrian (Kadin) Indonesia bakal berfokus pada sektor usaha mikro, kecil, menangah (UMKM) pada tahun 2023.


Punya Potensi Besar, Jokowi: 60 Persen Produksi EV Battery Akan Ada di Indonesia

3 hari lalu

Punya Potensi Besar, Jokowi: 60 Persen Produksi EV Battery Akan Ada di Indonesia

Presiden Joko Widodo alias Jokowi meyakini di masa mendatang, produksi 60 persen EV battery atau baterai kendaraan listrik ada di Indonesia.


Kadin: Industri Fashion Sumbang 17 Persen Ekonomi Kreatif, tapi Berefek ke Emisi Karbon

5 hari lalu

Kadin: Industri Fashion Sumbang 17 Persen Ekonomi Kreatif, tapi Berefek ke Emisi Karbon

Arsjad menekankan aspek berkelanjutan pada industri fashion perlu menjadi perhatian.


Harap-harap Cemas Menjelang Penerapan Kenaikan UMP

5 hari lalu

Harap-harap Cemas Menjelang Penerapan Kenaikan UMP

Buruh dan pengusaha terus mempersoalkan kenaikan UMP. Padahal, pemberlakuan upah itu tinggal menghitung hari. Bagaimana pelaksanaannya nanti?


Terpopuler: Daftar Lengkap Kenaikan UMP, Energy Watch Soroti 680 Ribu Rice Cooker Gratis

6 hari lalu

Terpopuler: Daftar Lengkap Kenaikan UMP, Energy Watch Soroti 680 Ribu Rice Cooker Gratis

Berita mengenai penetapan UMP hingga rencana pemberian 680 ribu rice cooker paling banyak dibaca sepanjang Selasa, 29 November.


Kadin Sebut Penetapan Kenaikan UMP 2023 Bisa Sebabkan PHK hingga Relokasi Industri

6 hari lalu

Kadin Sebut Penetapan Kenaikan UMP 2023 Bisa Sebabkan PHK hingga Relokasi Industri

Kadin menganggap akan ada banyak imbas terhadap ekosistem usaha tahun depan setelah penetapan UMP 2023.


Kadin Pede Pengusaha Bakal Menang soal Gugatan UMP 2023: Feeling Enggak Mungkin Kalah

6 hari lalu

Kadin Pede Pengusaha Bakal Menang soal Gugatan UMP 2023: Feeling Enggak Mungkin Kalah

Kadin mengklaim pengusaha tidak terlibat dalam proses formulasi UMP 2023.


Emoh Ikut Campur soal UMP 2023, Ketua Kadin: Tidak Boleh Cawe-cawe

6 hari lalu

Emoh Ikut Campur soal UMP 2023, Ketua Kadin: Tidak Boleh Cawe-cawe

Arsjad mengatakan Kadin menghormati proses kenaikan UMP 2023.


Kadin dan Apindo Ajukan Uji Materiil Aturan Kenaikan Upah Maksimal 10 Persen

11 hari lalu

Kadin dan Apindo Ajukan Uji Materiil Aturan Kenaikan Upah Maksimal 10 Persen

Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid akan melakukan uji materiil Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 18 Tahun 2022.


BIMP-EAGA 2022, Dari Pertunjukan Seni hingga Merumuskan Kesepakatan

11 hari lalu

BIMP-EAGA 2022, Dari Pertunjukan Seni hingga Merumuskan Kesepakatan

Titik utama BIMP-EAGA adalah membangun integrasi konektivitas antar wilayah di kawasan