Dugaan Monopoli Parkir Ovo, KPPU Terus Kumpulkan Alat Bukti

Reporter

Editor

Rahma Tri

Pintu masuk dan keluar parkir motor Mal Pejaten Village yang sudah memberlakukan pembayaran dengan OVO, Jakarta, 3 Juli 2019. TEMPO/EKO WAHYUDI

TEMPO.CO, Jakarta -  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memastikan akan terus mengusut kasus dugaan monopoli parkir yang dilakukan Ovo di beberapa mal di ibu kota. Saat ini, KPPU masih melakukan pemanggilan saksi dalam rangka mengumpulkan dua alat bukti agar kasus tersebut bisa naik ke persidangan Majelis Komisi.

"Kami panggil semua pihak yang kami rasa bisa memenuhi untuk mendapatkan bukti. Proses penyidikan kami pakai dua alat bukti terkait pelanggaran yangg kita tuduhkan pada terlapor,"  ujar Kepala Panitera KPPU Akhmad Muhari saat di Tamani Kafe, Jakarta Pusat, 19 Agustus 2019.

KPPU masih menduga adanya monopoli yang dilakukan oleh dompet digital Ovo ini untuk layanan pembayaran parkir di banyak mal milik Lippo Grup. Akhmad mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan proses pendalaman kasus tersebut.

Selain pihak Ovo, KPPU akan juga memanggil PT Securindo Packatama Indonesia (Secure Parking) dan pesaing yang bermain di sektor dompet digital lainnya. Namun, Akhmad tidak bisa menjelaskan secara detail pihak mana dan perusahaan apa saja yang akan di panggil.

Adapun Head of Public Relations Ovo, Sinta Setyaningsih mengaku belum memperoleh informasi perihal pemanggilan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Sebelumnya, KPPU mengungkapkan rencananya untuk memanggil  Ovo terkait dugaan praktik monopoli parkir. 

"Sejauh ini belum ada informasi yang saya terima," ujar Sinta dalam pesan pendek kepada Tempo, Selasa, 2 Juli 2019. Pihak Ovo sampai saat ini juga belum menjalin komunikasi dengan KPPU terkait perkara tersebut.

Sebelumnya, Anggota Komisioner KPPU Guntur S Saragih mengatakan bahwa penyelidikan ini dilakukan karena Ovo diduga melanggar kebijakan terkait usaha. Peraturan yang dimaksud adalah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Dalam kondisi seperti itu, Guntur menuturkan masyarakat terdesak dan tak mempunyai pilihan lain. Semestinya, pusat perbelanjaan menyediakan alternatif pembayaran lain, semisal menggunakan kartu pembayaran elektronik atau aplikasi sejenis.

Guntur menyebut, kondisi yang sama pernah terjadi di jalan tol. "Dulu kan di jalan seperti itu, hanya dikuasai satu platform pembayaran. Tapi sekarang ada banyak pilihan," ucapnya.

Sebelum dikabarkan melakukan monopoli ini, aplikasi Ovo mulai merambah pasar Tanah Air sekitar 2 tahun lalu. Mulanya, Ovo muncul ke publik dengan menyediakan layanan pembayaran digital untuk parkir di perusahaan-perusahaan di bawah naungan Lippo Group. Namun, saat ini, perusahaan rintisan atau start up itu membuka peluang bekerja sama dengan ekosistem yang lebih luas.

EKO WAHYUDI | FRANCISCA CHRISTY ROSANA






Survei InsightAsia: GoPay di Posisi Pertama Kuasai Pasar E-Wallet

2 hari lalu

Survei InsightAsia: GoPay di Posisi Pertama Kuasai Pasar E-Wallet

Insight Asia mengeluarkan hasil survei tentang gambaran lansekap kepemimpinan pasar e-wallet di Indonesia, dan GoPay ada di peringkat pertama.


Penyebab Malioboro Sering Macet Meski Sudah Bersih PKL

6 hari lalu

Penyebab Malioboro Sering Macet Meski Sudah Bersih PKL

Awal pekan ini kemacetan dan semrawutnya Malioboro itu kembali menggema setelah munculnya keluhan pengguna jalan itu di media sosial.


KPPU Gandeng Kejaksaan Agung Tagih Denda Pelanggar Persaingan Usaha

23 hari lalu

KPPU Gandeng Kejaksaan Agung Tagih Denda Pelanggar Persaingan Usaha

KPPU menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menyelesaikan pembayaran denda kasus persaingan usaha yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.


Pengaturan Jam Kerja untuk Atasi Kemacetan, Azas Tigor: yang Harus Diatur Adalah Pergerakan Kendaraan

29 hari lalu

Pengaturan Jam Kerja untuk Atasi Kemacetan, Azas Tigor: yang Harus Diatur Adalah Pergerakan Kendaraan

Pengaturan jam kerja harus jadi imbauan agar lalu lintas Ibu Kota tidak mengalami kemacetan secara terus-menerus.


Temui Budi Karya, Heru Budi Bahas Parkir Vertikal & Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

37 hari lalu

Temui Budi Karya, Heru Budi Bahas Parkir Vertikal & Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Heru Budi Hartono menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pagi ini. Keduanya membahas soal transportasi di Jakarta.


Dugaan Kartel Minyak Goreng, 27 Perusahaan Terancam Kena Denda Sebesar Ini

40 hari lalu

Dugaan Kartel Minyak Goreng, 27 Perusahaan Terancam Kena Denda Sebesar Ini

27 perusahaan terlapor hadir dalam Sidang Majelis Pemeriksaan Pendahuluan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) perkara dugaan kartel minyak goreng.


KPPU Sidang Pendahuluan Kartel Minyak Goreng, 27 Perusahaan Terlapor Hadir

40 hari lalu

KPPU Sidang Pendahuluan Kartel Minyak Goreng, 27 Perusahaan Terlapor Hadir

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah memulai pelaksanaan Sidang Majelis Pemeriksaan Pendahuluan perkara dugaan kartel minyak goreng.


Lama Parkir Ban Mobil Bisa Flat Spot, Bagaimana Mengatasinya

41 hari lalu

Lama Parkir Ban Mobil Bisa Flat Spot, Bagaimana Mengatasinya

Flat spot adalah tapak ban mobil rusak atau aus yang disebabkan oleh tekanan secara terus menerus pada bagian yang sama.


KPPU Tunda Sidang Dugaan Kartel Minyak Goreng karena 4 Perusahaan Absen

44 hari lalu

KPPU Tunda Sidang Dugaan Kartel Minyak Goreng karena 4 Perusahaan Absen

Majelis komisi sidang KPPU menyatakan sidang ditangguhkan karena empat dari total 27 perusahaan terlapor absen atau menghadiri persidangan.


KPPU Beberkan 27 Perusahaan Terlapor dalam Sidang Dugaan Kartel Minyak Goreng

45 hari lalu

KPPU Beberkan 27 Perusahaan Terlapor dalam Sidang Dugaan Kartel Minyak Goreng

KPPU akan menyidangkan dugaan pelanggaran penerapan harga dalam kasus minyak goreng kepada 27 perusahaan. Bagaimana mekanismenya?