Indef: Kerusuhan Manokwari Berdampak pada Persepsi Investor

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa melakukan aksi di Jayapura, Senin, 19 Agustus 2019. Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. ANTARA

    Massa melakukan aksi di Jayapura, Senin, 19 Agustus 2019. Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance atau Indef Eko Listiyanto berpandangan kerusuhan yang terjadi di Manokwari bakal berimbas pada kondisi ekonomi. Menurut dia, bila kerusuhan berlangsung berlarut-larut, iklim investasi di Papua bakal memburuk.

    "Kalau berkepanjangan biasanya dia punya impact (dampak) ke persepsi investor, terutama Papua kan kita kenal sebagai sektor sektor yang banyak menarik investasi tambang," ujarnya dalam diskusi bertajuk "RAPBN 2020: Solisi atas Perlambatan Ekonomi" di kantor Indef, Pasar Minggu, Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019.

    Saat ini, menurut dia, kinerja investasi dan kondisi makro ekonomi di Papua tergolong rendah. Ia menilai, ada tambang raksasa emas Freeport yang menghasilkan kontribusi pajak cukup besar, pertumbuhan ekonomi Papua masih kecil atau kurang dari 5 persen.

    Kondisi perekonomian yang lesu diperparah dengan investasi di bidang pertambangan yang belakangan tercatat melorot. Tanpa menyebut angka penurunan penanaman modalnya, ia mengaku cemas bentrokan yang terjadi di negeri cenderawasih itu akan memperburuk iklim investasi.

    Peristiwa kerusuhan di Manokwari sebelumnya ramai tersebar di media sosial Twitter. Dalam video yang viral, massa tampak berkerumun dekat dengan sebuah tempat yang terbakar.

    Kerusuhan ini diduga merupakan buntut dari protes warga Manokwari atas perlakuan aparat keamanan atas mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. Sebelumnya, pada peringatan Hari Kemerdekaan RI pada Sabtu lalu, 17 Agustus 2019, terjadi penggerebekan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Nomor 10, Pacar Keling, Kota Surabaya, Jawa Timur.

    Penggerebekan dilakukan oleh aparat TNI diikuti pengepungan Satpol PP dan ormas. Sebanyak 43 mahasiswa digelandang ke Kantor Polres Surabaya. Diduga penggerebekan dipicu kesalahpahaman setelah Bendera Merah Putih milik Pemerintah Kota Surabaya jatuh di depan asrama. Sedangkan di Malang terjadi bentrokan polisi dengan mahasiswa asal Papua yang demonstrasi pada 15 Agustus 2019.



    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.