Kala Menteri Susi Tantang Anak Muda jadi Entrepreneur Fish Trader

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat jumpa pers mengenai tumpahan minyak Pertamina di Karawang, di Gedung Mina Bahari IV, Kantor KKP, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. Susi meminta Pertamina terus memaksimalkan penanganan, termasuk mengantisipasi dampak kerusakan lingkungan laut atas tumpahan minyak. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengakui masih banyak persoalan yang terjadi di sektor kelautan dan perikanan Indonesia saat ini. Tapi persoalan-persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan adanya teknologi.

“Ini bisa diselesaikan dengan platform, teknologi,” kata dia dalam acara Ignite The Nation di Istora Senayan, Jakarta, Ahad, 18 Agustus 2019.

Susi mencontohkan pengalamannya bersama seorang pengusaha di bidang perkapalan. Saat itu, si pengusaha mengeluhkan sulitnya perizinan kepada Susi.

Kemudian Susi bertanya berapa banyak kapal yang dimiliki pengusaha itu. Si pengusaha itu lalu menjawab, “mungkin dua.” Susi pun dongkol. “Gedek, gak. masa jawabannya gitu?” kata dia.

Padahal, Susi menginginkan adanya proses transparansi dalam bisnis perkapalan dan perikanan ini. Transparansi dan pendataan inilah yang menurut Susi bisa dilakukan dengan penggunaan teknologi. Selain masalah pendataan kapal, Susi meyakini masalah pada pemasaran ikan juga bisa diselesaikan kalau ada platform khusus mengenai ini.

Menurut Susi, masalah-masalah ini hanya soal request and offer. Artinya, ada suplai seperti produk perikanan dan ada permintaan dari konsumen.

Namun pada kenyataannya, jaring penghubungnya masih terbatas. Untuk itu, Susi menantang ribuan anak muda yang hadir dalam acara ini. “Saya undang Anda semua jadi entrepreneur fish trader,” kata dia.

Hal itu bukan tanpa sebab. Susi mengatakan saat ini ekspor produk perikanan dari Indonesia semakin bergeliat.

Di tahun 2018, Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat ekspor komoditas utama perikanan sudah mencapai 1.126,07 ribu ton dengan nilai US$ 4.860,9 juta. Produk tersebut di antaranya udang US$ 1.742,12 juta, cumi US$ 554,59 juta, hingga rumput laut US$ 291,84 juta.

Susi menjelaskan, negara tujuan ekspor udang, dengan rincian 66,06 persen ke Amerika Serikat, 19,23 persen ke Jepang. Lalu ekspor ikan tuna dengan 30,58 persen ke Amerika Serikat dan 16,63 persen ke Jepang. Berikutnya, ekspor rumput laut dengan 65,11 persen ke Cina dan 9,24 persen ke Uni Eropa.






Mentan Sebut Sarang Burung Walet Berpotensi Besar Ekspor

3 jam lalu

Mentan Sebut Sarang Burung Walet Berpotensi Besar Ekspor

Sudah ada puluhan eksportir yang siap mengekspor sarang burung walet ke berbagai negara di dunia


Pabrik Baru Mattel Indonesia di Cikarang Targetkan Produksi 3 Juta Boneka Barbie Sepekan

21 jam lalu

Pabrik Baru Mattel Indonesia di Cikarang Targetkan Produksi 3 Juta Boneka Barbie Sepekan

PT Mattel Indonesia menargetkan produksi 3 juta mainan seminggu di pabrik barunya di Kawasan Industri Cikarang Tahap II, Bekasi, Jawa Barat.


Ancaman Resesi 2023, Bos Mattel Indonesia: Industri Mainan Sangat Tahan Banting Tehadap Gejolak

1 hari lalu

Ancaman Resesi 2023, Bos Mattel Indonesia: Industri Mainan Sangat Tahan Banting Tehadap Gejolak

Produsen mainan Barbie dan Hot Wheels, PT Mattel Indonesia optimistis kinerja industrinya akan tetap bagus di tengah ancaman resesi 2023.


Eropa Bakal Dilanda Resesi Musim Dingin, RI Harus Siapkan Subsidi Energi Lebih Besar?

2 hari lalu

Eropa Bakal Dilanda Resesi Musim Dingin, RI Harus Siapkan Subsidi Energi Lebih Besar?

Pemerintah disarankan bersiap-siap menghadapi Uni Eropa yang akan dilanda resesi musim dingin, salah satunya dengan mempersiapkan subsidi energi.


Ekonomi Global Tak Menentu, Bos OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia Terjaga

3 hari lalu

Ekonomi Global Tak Menentu, Bos OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia Terjaga

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar memastikan stabilitas sektor jasa keuangan saat ini tetap terjaga.


Amerika Diprediksi Alami Resesi 2023, Anak Buah Bahlil: Investasi Bisa Melemah

3 hari lalu

Amerika Diprediksi Alami Resesi 2023, Anak Buah Bahlil: Investasi Bisa Melemah

BKPM memprediksi laju investasi akan melambat dengan tantangan resesi ke depan.


Mengulik Dampak Pemberlakuan Batas Harga pada Minyak Rusia

3 hari lalu

Mengulik Dampak Pemberlakuan Batas Harga pada Minyak Rusia

Adanya pembatasan harga atau price cap pada minyak Rusia, yang tidak boleh lebih dari USD 60, bisa berdampak pada output dan inflasi.


Top 3 Dunia: Vladimir Putin Cari Pembeli Baru Setelah Eropa Batasi Harga Minyak Rusia

4 hari lalu

Top 3 Dunia: Vladimir Putin Cari Pembeli Baru Setelah Eropa Batasi Harga Minyak Rusia

Top 3 dunia pada 4 Desember 2022, didominasi berita tentang minyak Rusia setelah Uni Eropa membatasi harga minyak Rusia USD60 per barrel, tak lebih.


Moeldoko Pastikan Indonesia Ajukan Banding atas Gugatan Nikel di WTO: Harus Diperjuangkan Habis-habisan

5 hari lalu

Moeldoko Pastikan Indonesia Ajukan Banding atas Gugatan Nikel di WTO: Harus Diperjuangkan Habis-habisan

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan Indonesia akan mengajukan banding setelah kalah atas gugatan ekspor nikel di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Menurut dia, target hilirisasi nikel itu harus diperjuangkan demi kepentingan nasional.


Terpopuler Bisnis: Daftar 172 Obat Sirup yang Kembali Diedarkan, Ratusan Triliun Diklaim Guyur IKN

6 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Daftar 172 Obat Sirup yang Kembali Diedarkan, Ratusan Triliun Diklaim Guyur IKN

Berita terpopuler ekonomi dimulai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyatakan 172 produk kembali diedarkan.