Susi ke Sri Mulyani: Ask Me To Do Anything, Everything, But..

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. TEMPO/Subekti

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir di acara Ignite The Nation di Istora Senayan, Jakarta, pada hari ini. Acara ini dihadiri oleh ratusan anak muda dan perwakilan dari beberapa startup ternama di Indonesia, seperti Bukalapak, Tokopedia, hingga Traveloka.

    Dalam acara ini, Susi sempat mengeluh soal lambannya proses transparansi dan pengunggahan data secara online di kementerian yang ia pimpin. Bahkan terkadang, butuh waktu hingga 3 bulan untuk sekedar mengunggah data perizinan kapal. Ada juga data penerimaan dari kapal yang baru di-upload hingga 3 bulan lamanya di laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan.

    “Seperti tarik gigi kerbau,” kata Susi Pudjiastuti menggambarkan kesulitan yang ia alami, Ahad, 18 Agustus 2019. Sementara di maskapai Susi Air yang ia pimpin, proses-proses tersebut bisa berjalan dengan cepat.

    Soal hal ini, Susi mengaku sering mengadu ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. “Paling ngomel-ngomel sama bu Sri aja. Saya SMS, tet tet tet tet,” kata dia.

    Lalu, Susi menyebut Sri Mulyani hanya menjawab, “sabar.” Susi mengaku tak puas dengan jawaban rekannya di pemerintahan tersebut. “Ask me to do anything, everything, but not to be patient (sabar),” ujar Susi.

    Bagi Susi, kesabaran tersebut tidak hanya membutuhkan waktu, tapi juga butuh energi. Ia tak terlalu suka bersabar karena membuang-buang waktu. “Apalagi untuk bikin sabar hal yang stupid dan idiot,” kata dia, disambut gelak tawa dan tepuk tangan peserta acara.

    Saat itulah, Sri Mulyani yang berada di samping Susi langsung menimpalinya. “Curcol nih, curcol, curcol.” Curcol adalah istilah kekinian yang berarti curahan hati colongan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.