Jalur Kereta dari Aceh hingga Lampung Dihubungkan, Ini Kata KAI

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengangkat tanda sinyal berangkat saat melepas penumpang peserta 'Mudik Bareng KAI' menggunakan kereta api Brantas jurusan Blitar, Jawa Timur di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. PT. KAI menyediakan delapan perjalanan kereta api ke berbagai jurusan di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Lebaran 2019. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengangkat tanda sinyal berangkat saat melepas penumpang peserta 'Mudik Bareng KAI' menggunakan kereta api Brantas jurusan Blitar, Jawa Timur di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. PT. KAI menyediakan delapan perjalanan kereta api ke berbagai jurusan di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Lebaran 2019. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pemerintah berencana menghubungkan jalur kereta api dari setiap provinsi yang ada di Sumatera sehingga bisa terhubung dari Aceh hingga Lampung.

    "Saat ini jalur kereta api antar provinsi di Sumatera masih terpisah dan Kementerian Perhubungan berencana akan menyambung jalur kereta yang ada di Sumatera, " kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro di Padang, Sabtu, 17 Agustus 2019, usai mengikuti kegiatan BUMN hadir untuk negeri.

    Terkait rencana ini PT KAI menyambut baik karena akan menyatukan daerah yang ada di Sumatera dan akses kereta menjadi lebih lancar baik angkutan penumpang maupun barang. Ada banyak potensi di jalur Sumatera yang bisa diangkut dengan kereta api.

    Edi menjelaskan, untuk menyambung jalur tersebut memang butuh waktu akan tetapi sudah mulai dikerjakan di Riau. Nantinya, kata Edi, Sumatera akan tersambung dengan jalur kereta api dan kalau untuk jalan dihubungkan dengan tol.

    Terkait pengembangan kereta api di Sumatera Barat, PT KAI berfokus mengembangkan untuk penunjang pariwisata seperti lokomotif Mak Itam di Sawahlunto. "Apalagi Sawahlunto sudah masuk kawasan heritage internasional," kata dia.

    Sementara untuk jalur kereta api dari Padang menuju Bukittinggi, PT KAI tengah merancang teknologi kapsul karena bisa digunakan untuk jalur yang ada tanjakan. "Kalau lokomotif biasa memang pakai rel bergerigi tapi itu teknologi lama, dan kami sedang mendiskusikan teknologi baru," ujar Edi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.