KM Mina Sejati Dibajak Perompak di Laut Dobo, Dua ABK Tewas

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal cepat Polair memberhentikan kapal perompakyang membawa sandera dalam simulasi penyelamatan di Teluk Jakarta, Kamis (14/2). TEMPO/Dasril Roszandi

    Kapal cepat Polair memberhentikan kapal perompakyang membawa sandera dalam simulasi penyelamatan di Teluk Jakarta, Kamis (14/2). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Ambon - Kepala Kantor Basarnas Ambon Muslimin menyatakan telah menerima laporan pembajakan atau perampokan terhadap KM Mina Sejati oleh perompak di perairan laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Namun sejauh ini terdapat 18 orang penumpang yang belum diketahui nasibnya.

    "Informasi yang kami terima dari Kantor Koordinator Pos SAR Tual bahwa KM Mina Sejati yang dinakhodai Ko Awi diduga dibajak oleh tiga orang anak buah kapalnya sendiri," kata Muslimin di Ambon, Ahad, 18 Agustus 2019. Adapun pembajakan tersebut terjadi pada Sabtu, 17 Agustus 2019 sekitar pukul 16:00 WIT.

    Muslimin menjelaskan, dalam kapal tersebut terdapat 30 orang penumpang. Namun saat terjadi insiden pembajakan, sembilan orang menceburkan diri ke laut dan dua orang di antaranya ditemukan telah meninggal dunia.

    "Tujuh orang lainnya ditemukan selamat oleh sebuah kapal nelayan yang kebetulan posisinya berdekatan dengan KM Mina Sejati," kata Muslimin. Namun masih ada 18 orang di atas kapal naas tersebut yang sampai saat ini belum diketahui nasibnya secara pasti.

    Sejak pagi tadi, kata Muslimin, telah diberangkatkan KRI Lanal dari Dobo menuju lokasi yang dimaksud, namun Kansar Tual saat ini siaga menunggu perkembangan. "Kalau ada permintaan untuk evakuasi korban akan kami berangkatkan tim SAR gabungan dari Tual," ucapnya. Karena hal ini merupakan tindak kriminal, penanganannya harus dari aparat yang bersenjata.

    Sementara Kapolres Kepulauan Aru AKBP Adolf Bormasa yang dikonfirmasi dari Ambon membenarkan adanya insiden pembajakan kapal. "Memang benar terjadi peristiwa tersebut dan masih dalam proses pencarian, jadi bila ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan," kata Kapolres.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.