Film Bumi Manusia, Sri Mulyani: Ini Sangat Layak Ditonton

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain film Bumi Manusia dan Perburuan berfoto bersama sebelum gala premier dua film tersebut di Mall Surabaya Town Square, Jawa Timur, Jumat 9 Agustus 2019. Falcon Pictures

    Para pemain film Bumi Manusia dan Perburuan berfoto bersama sebelum gala premier dua film tersebut di Mall Surabaya Town Square, Jawa Timur, Jumat 9 Agustus 2019. Falcon Pictures

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengimbau untuk menonton film terbaru karya dari Sutradara Hanung Bramantyo yang berjudul Bumi Manusia. Menurutnya, film yang dibintangi oleh aktor muda, Iqbaal Ramadhan  ini sangat layak ditonton, karena banyak mengandung nilai perjuangan negara Indonesia.

    "Film ini sangat layak ditonton. Agar kita semua menyadari betapa berharganya arti dari persamaan hak dan perlakuan yang kita peroleh setelah kemerdekaan," ujarnya seperti dikutip melalui akun Instagram resminya, 17 Agustus 2019.

    Dia mengungkapkan, bahwa untuk kedepannya semakin banyak film yang dibuat oleh anak negeri yang dapat membangkitkan rasa nasionalisme seperti Bumi Manusia. "Semoga semakin banyak film Indonesia yang dapat menggugah rasa nasionalisme seperti film ini," ujar dia.

    Menteri Keuangan melangsungkan nonton bareng bersama suaminya Tonny Sumartono, lalu ada Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman, serta dengan jajaran Kementerian Keuangan yang lainnya. Dia juga tidak lupa membagikan keceriannya sesaat sebelum menonton film Bumi Manusia, terlihat Sri Mulyani duduk bersebelahan dengan suaminya yang memegang makanan ringan.

    "Tadi malam saya bersama suami dan beberapa jajaran Kementerian Keuangan menonton film Bumi Manusia," kata dia.

    Menurut Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini merupakan satu maha karya buatan Hanung Bramantyoyang patut dibanggakan karena film ini diadaptasi dari novel karya Pramoedya Ananta Toer yang berjudul sama, yang merupakan penulis yang telah menelurkan banyak karya sastra seperti Rumah Kaca, Jejak Langkah, Anak Semua bangsa dan masih banyak puluhan karya lainnya.

    "Film yang disutradai oleh Hanung Bramantyo ini adalah adaptasi dari buku maha karya penulis besar kebanggaan Indonesia Pramoedya Ananta Toer," tutup Sri Mulyani.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.