Sri Mulyani, Susi Pudjiastuti, dan Rudiantara Mentor 1000 Startup

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerakan Nasional 1000 Startup diluncurkan di Istora Senayan. Tempo/Erwin Z

    Gerakan Nasional 1000 Startup diluncurkan di Istora Senayan. Tempo/Erwin Z

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Gerakan Nasional 1000 Startup Digital "Ignite The Nation 1000 Start up Digital Indonesia" mengelar acara pertemuan dengan ribuan perusahaan startup atau rintisan. Pertemuan ini digelar sebagai upaya pemerintah untuk mendorong tumbuhnya industri startup yang kini tengah booming di kalangan anak muda milenial.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan lewat gerakan ini, pemerintah ingin mewadahi perusahaan startup yang kini telah ada untuk lebih berkembang. "Lewat gerakan ini kami ingin memantik lagi supaya perusahaan itu tidak hanya jadi startup tetapi juga jadi unicorn," kata Rudiantara ditemui di lokasi acara, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Minggu, 18 Agustus 2019.

    Dalam acara ini, para pendiri dan pegiat ekosistem startup bakal mendapat mentoring dari sejumlah menteri seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong hingga Kepala Bekraf Triawan Munaf. Selain mentoring dari menteri, adapula mentoring dari sejumlah perusahaan start up unicorn seperti CEO Bukapalak Achmad Zaky dan juga CEO Tokopedia William Tanuwijaya.

    Rudiantara mengatakan gerakan ini telah dimulai sejak 2016. Saat ini lewat gerakan tersebut pemerintah telah mendorong sebanyak 200 perusahaan rintisan telah melalui fase ignition, inkubasi hingga mendapat suntikan modal. Sedangkan sisanya, sebanyak 800 perusahaan masih berada dalam masa inkubasi.

    Rudiantara mengatakan lewat berbagai gerakan ini pemerintah juga ingin mendorong startup untuk bisa meningkatkan keberhasilan perusahaan menjadi unicorn. Adapun unicorn merupakan sebutan bagi perusahaan start up yang telah memiliki valuasi nilai usaha sebesar US$ 1 juta.

    "Kami harap yang akan datang, lebih banyak lagi startup dan success rate-nya naik, yang penting itu dan unicorn nambah dan decacorn nambah," kata Rudiantara.

    Selain itu, kata Rudiantara, pemerintah tidak akan menerapkan regulasi yang ketat terhadap startup. Tetapi akan fokus untuk mendorong ekosistem melakukan menerapkan regulasi untuk memperhatikan bagi perlindungan bagi konsumen. Sebab, dengan regulasi yang ketat dikhawatirkan justru membuat perkembangan startup terhambat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.