IHSG Menguat Hari Ini, Asing Catat Net Sell Rp 722,42 M

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu rebound dan ditutup di zona hijau dan menguat pada akhir perdagangan hari ini, 16 Agustus 2019.

    Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,46 persen atau 29,07 poin ke level 6.286,66 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. 

    Pada perdagangan Kamis (15/8), IHSG berakhir terkoreksi 0,16 persen atau 9,75 poin di level 6.257,59. Indeks mulai rebound dari pelemahannya dengan dibuka naik 0,11 persen atau 6,79 poin di level 6.264,38 pagi tadi.

    Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.235,70-6.292,37.

    Aksi jual bersih oleh investor asing (net sell) masih berlanjut pada perdagangan hari ini.

    Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan net sell senilai Rp 722,42 miliar, melanjutkan reli di hari kelima berturut-turut.

    Investor asing membukukan pembelian saham sekitar 785,54 juta lembar saham senilai sekitar Rp 1,73 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,21 miliar lembar saham senilai Rp 2,45 triliun.

    Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp 8,22 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 16,13 miliar lembar saham.

    Empat dari sembilan sektor menetap di zona hijau, dipimpin sektor konsumer yang menguat 2,35 persen dan properti yang naik 1,85 persen.

    Di sisi lain, lima sektor melemah dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor pertanian yang melemah 1,4 persen dan aneka industri yang turun 0,36 persen. Sebanyak 185 saham menguat, 164 saham melemah, dan 302 saham stagnan dari 651 saham yang diperdagangkan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.