Kata Jokowi Soal Kopi Lokal vs Luar Negeri

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kopi (pixabay.com)

    Ilustrasi kopi (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa rasa minuman kopi dari kedai lokal tidak ada bedanya dengan brand atau merek luar negeri yang punya banyak cabang di pusat perbelanjaan.

    "Kopi kita kurang enak? Coba datang ke Tuku Coffee, datang ke Kenangan. Saya coba. Enggak ada bedanya," kata Jokowi saat menghadiri Hari Belanja Diskon Indonesia 2019 (HBD Indonesia 2019) di The Hall Senayan City, Jakarta, pada Kamis, 15 Agustus 2019.

    Menurut Jokowi, harga minuman kopi merek lokal bahkan bisa separuh atau sepertiga lebih murah dari kedai kopi brand luar negeri. Ia pun heran dengan masifnya kedai kopi brand luar negeri yang ada di pusat perbelanjaan.

    "Kalau sudah mau minum kopi yang ditaruh di depan (mall) di itu. Saya enggak usah sebut (merek) sudah tahu semuanya."

    Jokowi menilai, pemilik mall semestinya memberikan lokasi strategis terhadap produk-produk lokal. Ia mencontohkan, mall di Australia menempatkan produk-produk lokal paling depan sehingga mudah dilihat pengunjung. "Kenapa kita tidak tiru strategi bagus itu?" ucapnya.

    Jokowi pun meminta Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) melakukan kerja sama dengan pemilik mall agar memberikan lokasi strategis kepada brand lokal. Jika pemilik mall sulit diajak kerjasama, Jokowi meminta HIPPINDO segera melapor kepadanya.

    "Kalau pemilik mall sulit-sulit, ngomong ke saya. Produsennya harus kita, produksi dalam negeri, produsen dalam negeri beri tempat baik," kata dia.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.