Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Minyak Tumpah di Karawang, Pertamina: 6 Bulan Atasi Dampak

image-gnews
Warga beristirahat seusai membantu mengumpulkan ceceran minyak mentah di Pantai Tanjungsari, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 8 Agustus 2019. Pertamina menyatakan hingga 7 Agustus 2019, total ceceran minyak mentah di pesisir pantai atau shoreline yang berhasil dikumpulkan telah mencapai 1.047.386 karung atau seberat 4.915 ton dengan estimasi oil spill content per karung maksimal 10 persen. ANTARA
Warga beristirahat seusai membantu mengumpulkan ceceran minyak mentah di Pantai Tanjungsari, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 8 Agustus 2019. Pertamina menyatakan hingga 7 Agustus 2019, total ceceran minyak mentah di pesisir pantai atau shoreline yang berhasil dikumpulkan telah mencapai 1.047.386 karung atau seberat 4.915 ton dengan estimasi oil spill content per karung maksimal 10 persen. ANTARA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java atau PHE ONWJ membutuhkan waktu minimal 6 bulan untuk mengatasi dampak sosial dan lingkungan dari tumpahan minyak di anjungan YYA-1 Karawang. Tahap pemulihan dilakukan hingga 2020. 

"Tahap recovery ini adalah tahap jangka panjang atau long term. Kami memerlukan kerja sama yang luar biasa dari beberapa pihak," ujar Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H Samsu di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.

Pada tahap pertama, saat ini PHE ONWJ tengah berfokus untuk menanggulangi tumpahan minyak dan mengisolasinya agar tak meluas ke lepas pantai. Antisipasi dilakukan dengan cara mengebor relief well (sumur YYA-1 RW) agar secepatnya bisa menghentikan gelembung gas dan minyak tumpah di sekitar sumur YYA-1.

Saat ini, pengeboran telah mencapai kedalaman 5.512 kaki dengan target 9.000 kaki. Pengeboran dilakukan di titik interset agar dapat mengisolasi keluarnya oil spill atau tumpahan minyak secara permanen.

Tim juga melakukan pembersihan lokasi terdampak tumpahan limbah B3 sesuai dengan ketentuan. Kemudian, menutur Dharmawan, pihaknya melakukan perlindungan pada area sensitif seperti sungai, hutan bakau, muara sungai, dan lainnya. Tahap ini dilakukan hingga September 2019.

Selanjutnya, pada Oktober hingga Maret 2020, dilakukan tahap pemulihan. Tahap ini meliputi perawatan area terdampak serta membersihkan ulang limbah di area terimbas tumpahan. Tim selanjutnya akan merampungkan penghitungan kerugian lingkungan imbas insiden tersebut. 

Tahap pasca-pemulihan akan mulai dilakukan pada Maret 2020. Pada tahap ini, PHE ONWJ akan menjalankan program CSR jangka panjang berbasis lingkungan dengan merevitalisasi sejumlah pantai, seperti Pantai Sedan, Cemara Jaya, dan Pantai Pelangi. Sedangkan tahap perawatan rutin akan dilakukan setelahnya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Tim Penanganan Dampak Eksternal PHE ONWJ Rifky Efendy mengatakan saat ini ada tiga provinsi besar yang terdampak tumpahan minyak. Di antaranya Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Sedangkan jumlah kabupaten yang terdampak secara langsung berjumlah tujuh kabupaten yang seluruhnya tersebar di tiga provinsi itu. 

"Kami saat ini sedang mendata warga terdampak. Kami menerjunkan 279 personel untuk pendataan awal terhadap warga terdampak," ujarnya. 

Hasil pendataan warga terdampak dipastikan kelar pada Jumat pekan ini. Setelah itu, PHE ONWJ akan menyalurkan kompensasi. Kompensasi mulai akan didistribusikan pada pekan depan. 

Jaringan Advokasi Tambang atau Jatam meminta pemerintah mengaudit PT Pertamina Hulu Energi. Menurut kelompok advokasi, insiden ini merupakan skandal yang harus diusut tuntas dan dibuka secara rinci ke publik.

Jatam juga menyoroti, akibat insiden itu, tumpahan minyak Pertamina yang menyebar sampai perairan Banten berdampak buruk bagi biota laut, hutan bakau, tambak bandeng, tambak garam dan udang, juga wilayah tangkapan dan kesehatan nelayan. "Serta sumber pendapatan nelayan, petambak dan pelaku pariwisata," tulis Jatam dalam pernyataannya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini Bisnis: Dua Bulan Pertamina Tahan Kenaikan Harga BBM, Terungkap Pertamax Palsu di Empat SPBU Pertamina

4 jam lalu

Petugas melayani konsumen yang mengisi bahan bakar pada SPBU di Jakarta, Senin, 2 Oktober 2023. PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi pada 1 Oktober 2023 dengan kenaikan antara Rp 700 hingga Rp 1.000 per liter. Tempo/Tony Hartawan
Terkini Bisnis: Dua Bulan Pertamina Tahan Kenaikan Harga BBM, Terungkap Pertamax Palsu di Empat SPBU Pertamina

Nicke Widyawati mengatakan Pertamina tidak hanya mengejar keuntungan. Sudah dua bulan perusahaan menahan kenaikan harga BBM.


Dua Bulan Tahan Harga BBM, Bos Pertamina: Bukan Cuma Cari Untung

6 jam lalu

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Foto: Instagram/@nicke_widyawati
Dua Bulan Tahan Harga BBM, Bos Pertamina: Bukan Cuma Cari Untung

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan mengatakan Pertamina menahan harga BBM dengan mempertimbbangkan kondisi daya beli masyarakat.


Setelah 'Tuyul' dan Pertalite Dicampur Air, Terungkap Pertamax Palsu di 4 SPBU Pertamina

6 jam lalu

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko (kiri) dan Dirtipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Nunung Syaifuddin (kanan) memperlihatkan barang bukti BBM pertamax yang asli dan palsu (dioplos) di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 28 Maret 2024. Foto: ANTARA/Laily Rahmawaty
Setelah 'Tuyul' dan Pertalite Dicampur Air, Terungkap Pertamax Palsu di 4 SPBU Pertamina

Setelah kasus switch dispenser untuk kurangi takaran yang disebut tuyul dan Pertalite dicampur air, kini ada lagi Pertamax palsu di SPBU Pertamina


Terpopuler: Grab Evaluasi SOP Pelayanan Buntut Kasus Pemerasan, Pesawat Jet Pribadi Harvey Moeis untuk Sandra Dewi

8 jam lalu

Suami dari aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis (kiri) mengenakan rompi tahanan berwarna pink setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai 2022, di Gedung Kejagung, Rabu, 27 Maret 2024.  Humas Kejagung
Terpopuler: Grab Evaluasi SOP Pelayanan Buntut Kasus Pemerasan, Pesawat Jet Pribadi Harvey Moeis untuk Sandra Dewi

Terpopuler: Grab Indonesia evaluasi SOP pelayanan buntut kasus pemerasan, deretan barang mewah dari Harvey Moeis untuk artis Sandra Dewi.


Atasi SPBU Nakal di Musim Mudik, Dirut Pertamina Setuju Pencabutan Izin

22 jam lalu

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Foto: Instagram/@nicke_widyawati
Atasi SPBU Nakal di Musim Mudik, Dirut Pertamina Setuju Pencabutan Izin

Dirut Pertamina Nicke Widyawati setuju sanksi pencabutan izin bagi SPBU yang nakal di musim mudik Lebaran.


Kasus BBM Campur Air di SPBU Bekasi, Pengakuan Kernet Truk Tangki Oplos Pertalite

1 hari lalu

Seorang pejalan kaki melintas di depan SPBU yang ditutup sementara di Jalan Ir Juanda, Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 26 Maret 2024. Pemerintah setempat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menutup sementara SPBU tersebut pascakejadian puluhan kendaraan bermotor yang mogok karena BBM tercampur air dan pihak terkait telah mengambil sampel dari tempat penyimpanan bahan bakar. ANTARA/Fakhri Hermansyah
Kasus BBM Campur Air di SPBU Bekasi, Pengakuan Kernet Truk Tangki Oplos Pertalite

Kernet dan sopir truk tangki bersekongkol menjual secara ilegal BBM jenis Pertalite sebanyak 1.800 liter kepada petugas keamanan di SPBU Karawang.


Menteri PPPA Apresiasi Program Binaan Pertamina di Sulsel

1 hari lalu

Menteri PPPA Apresiasi Program Binaan Pertamina di Sulsel

Kunjungan kerja Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia ke Provinsi Sulawesi Selatan menjadi momentum penting dalam mengapresiasi peran Pertamina dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.


Kecurangan SPBU, dari Pertalite Dicampur Air, Switch di Dispenser sampai 'Tuyul'

1 hari lalu

Penyegelan pompa ukur bahan bakar minyak (BBM) pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Rest Area KM 42 B Tol Jakarta Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu, 23 Maret 2024. Kemendag.go.id
Kecurangan SPBU, dari Pertalite Dicampur Air, Switch di Dispenser sampai 'Tuyul'

SPBU di Rest Area Tol Cikampek ketahuan memasang dispenser untuk mengurangi takaran, dan di Bekasi ada Pertalite bercampur air


Groundbreaking IISI Pertamina-Bakrie di IKN Kuartal II 2024

1 hari lalu

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Foto: Instagram/@nicke_widyawati
Groundbreaking IISI Pertamina-Bakrie di IKN Kuartal II 2024

Pertamina dan Bakrie Group sepakat untuk mengembangkan Infrastruktur Shared Hub di Ibu Kota Nusantara (IKN).


Pertamina dan Bakrie Group Kembangkan Infrastruktur Riset di IKN

1 hari lalu

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Foto: Instagram/@nicke_widyawati
Pertamina dan Bakrie Group Kembangkan Infrastruktur Riset di IKN

Pertamina dan Bakrie Group bersepakat kerja sama mengembangkan infrastruktur riset di Ibu Kota Nusantara (IKN).