Mendikbud Usul Sri Mulyani Anggarkan Gaji Guru Honorer di DAU

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugeasteadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi berfoto bersama sebelum memberikan edukasi pajak di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugeasteadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi berfoto bersama sebelum memberikan edukasi pajak di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengusulkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani agar guru honorer digaji melalui dana alokasi umum (DAU).

    "Saya sudah usulkan kepada Bu Menkeu, dan beliau sangat berikan atensi agar guru honorer yang belum bisa diangkat menjadi ASN, baik PNS atau PPPK supaya dapatkan tunjangan atau honorarium yang bersumber dari DAU," kata Muhadjir di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Selain honorer, Muhadjir meminta guru PNS dan PPPK digaji dengan DAU. Pasalnya, gaji guru yang selama ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kerap dipersoalkan pemerintah daerah.

    Salah satunya ketika ada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS), daerah tak mau memenuhi kuota formasi yang ditentukan pemerintah. Misalnya pemerintah menetapkan formasi guru CPNS sebanyak 155 ribu, tapi daerah hanya menerima 90 ribu. "Alasannya dia tidak mampu membayar. Tidak bisa membayari," katanya.

    Karena itu, Muhadjir mengusulkan kepada Sri Mulyani agar DAU pendidikan hanya diperuntukkan bagi gaji dan tunjangan guru ASN. "Sehingga tidak boleh lagi nanti daerah ketika sudah di-plot sekian, dia harus terima sekian jatahnya, ga mau ambil alasannya enggak ada uang."

    Selain itu, Muhadjir mengusulkan ke Sri Mulyani agar tunjangan dan honorarium guru honorer bersumber dari DAU dengan jumlahnya setara UMR daerah masing-masing.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.