Layanan Kapal Online, Kemenhub Bangun Aplikasi Simkapel

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Armada Kapal Perintis siap melayani arus mudik Lebaran 2019 di wilayah Jawa Timur.

    Armada Kapal Perintis siap melayani arus mudik Lebaran 2019 di wilayah Jawa Timur.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan atau Kemenhub membangun aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perkapalan dan Kepelautan (Simkapel) untuk mengintegrasikan pelayanan sertifikasi kapal dan pelaut secara online

    “Aplikasi ini dapat menyajikan data dan informasi mengenai sertifikasi kapal dan pelaut secara akurat dan tepat waktu, yang dapat ditelusuri oleh para stakeholder kapan pun dan di manapun. Dengan demikian, aspek efektivitas dan transparansi pelayanan dapat tercapai dengan baik,” kata Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Sudiono dalam siaran pers, Selasa, 13 Agustus 2019.

    Sudiono menuturkan Simkapel diperlukan agar penyelenggaraan pelayanan transportasi laut andal dan berdaya saing dengan menggunakan teknologi sistem informasi di lingkungan industri pelayaran nasional.

    Menurutnya, transportasi laut merupakan salah satu sasaran pembangunan sektor transportasi yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah 2015-2019.

    Dia beranggapan pengelolaan transportasi yang baik dan sesuai dengan kemajuan peradaban akan membentuk pelayanan yang sinergis dan komprehensif dalam menangani permasalahan transportasi.

    Pemerintah, katanya, dituntut memanfaatkan teknologi secara ekstensif di bidang pelayaran untuk meningkatkan kinerja pelayanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim.

    Oleh karena itu, dia berharap aplikasi itu dapat menjadi solusi untuk mempercepat pelayanan di Industri pelayaran.

    Selain itu, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub tersebut berharap penggunaan aplikasi ini dapat mengembangkan industri pelayaran nasional menjadi armada yang tangguh dan mampu bersaing secara Internasional.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.