Viral Link Ovo Berhadiah Rp 100 Ribu, Ini Penjelasan Manajemen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampanye donasi digital

    Kampanye donasi digital "Patungan untuk Berbagi" yang digagas OVO, Tokopedia, dan Grab Indonesia, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 11,5 miliar yang akan disalurkan kepada 30 ribu anak yatim dan kurang mampu di seluruh Indonesia. Jakarta Selatan, Kamis, 13 Juni 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Baru-baru ini tautan https://bitsy.pw/ovo-100k yang menawarkan hadiah Rp 100 ribu beredar secara massif pada aplikasi perpesanan WhatsApp. Link atau tautan yang beredar viral ini mengatasnamakan dompet digital Ovo, menjanjikan hadiah saldo elektronik senilai Rp 100 ribu untuk yang bisa menjawab sejumlah pertanyaan.

    Pesan yang beredar berbunyi," It's back again, last time who did not got OVO cash will get this time. I got Rp. 100,000, you can also get from here https://bitsy.pw/ovo-100k." Pesan disertai dengan tautan dan logo aplikasi Ovo sehingga tampak meyakinkan. 

    Sejumlah pengguna media sosial pun sudah menyampaikan pesan waspada agar temannya berhati-hati mengeklik tautan tersebut. "Jangan diklik webnya. Kemungkinan spam. Domain web nggak pakai nama Ovo dan pake ID domain pakai punya Palau. Negara di kepulauan Pasifik."

    Menanggapi beredarnya tautan yang mengatasnamakan Ovo tersebut, Head of Public Relation Ovo, Sinta Setyaningsih memastikan bahwa link bukan berasal dari pihaknya. "Link tersebut bukan bentuk komunikasi dari Ovo," ujarnya saat dihubungi  Tempo, Selasa, 13 Agustus 2019.

    Sinta menyarankan, masyarakat yang ingin mengetahui promo dan potongan harga yang diberikan Ovo bisa langsung mengunjungi sosial media resmi perusahaan. Selain itu, pengguna juga bisa melihat secara langsung di aplikasi Ovo.

    "Masyarakat dan pengguna Ovo yang ingin mengetahui kegiatan maupun program terbaru dari Ovo, dapat mengunjungi akun sosial media resmi kami melalui akun instagram @ovo_id," kata Sinta. 

    Sinta juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan tautan yang tidak jelas asalnya. Selain itu, pengguna juga diimbau jangan membagikan kode one time password (OTP) dan pin akun Ovo kepada siapapun. "Kami juga menghimbau untuk tidak memberikan info SMS OTP/password/pin akun Ovo kepada siapapun," katanya.

    Ovo menyarankan masyarakat untuk menanyakan kebenaran beberapa informasi  yang beredar viral dan diragukan sumbernya, dengan menghubungi pusat informasi Ovo di nomor telepon 1500-6969. Pertanyaan juga bisa dikirim melalui surat elektronik cs@ovo.id serta bisa mengirim pesan singkat pada WhatApps dengan nomor 08558500696.

    EKO WAHYUDI

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.