Sampai Akhir 2019, Jalan Tol Indonesia Bertambah 406,14 Km

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, mengamati peta jalan tol disela peresmian ruas jalan Trans Jawa di Interchange Bandar kilometer 671, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 20 Desember 2018. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, mengamati peta jalan tol disela peresmian ruas jalan Trans Jawa di Interchange Bandar kilometer 671, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 20 Desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak sembilan ruas jalan tol baru direncanakan siap diresmikan hingga akhir tahun 2019. Dengan demikian, sampai akhir 2019 ini, panjang ruas jalan tol di Indonesia akan bertambah 406,14 kilometer.

     

    Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Uumum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danang Parikesit, merinci sembilan ruas jalan tol yang siap diresmikan tersebut. Pertama, Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi 2 ruas Raya Bogor-Kukusan yang sepanjang 5,5 kilometer dengan progress fisik saat ini sudah 100 persen dan siap diresmikan pada Agustus 2019 ini.

     “Pembangunan Jalan Tol Cijago sepanjang 14,64 Km dilaksanakan oleh PT Translingkar Kita Jaya terbagi menjadi tiga seksi. Tol Cijago Seksi I dimulai dari interchangeJagorawi hingga ke Jalan Raya Bogor, Seksi II dimulai dari Jalan Raya Bogor hingga Kukusan, dan Seksi III Kukusan ke Cinere,” kata Danang sebagaimana dikutip dari laman Kementerian PUPR, Senin, 12 Agustus 2019.

    Kedua, ruas tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 kilometer, yang akan siap diresmikan pada bulan September 2019. Jalan tol yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera ini dibangun dengan menggunakan biaya investasi sebesar Rp 21,95 triliun.

    “Pada Lebaran 2019 lalu, ruas tol ini sudah digunakan fungsional untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik, saat ini progres konstruksinya sudah sebesar 94,33 persen,” tutur Danang.

    Ketiga, ujar Danang, yaitu Jalan Tol Tol Manado-Bitung seksi 1-2A ruas Manado-Danowudu sepanjang 22,5 kilometer. Tol Manado-Bitung dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi total Rp 6,19 triliun.

    “Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini akan memangkas waktu tempuh Manado ke Bitung dan sebaliknya dari saat ini sekitar 90-120 menit, menjadi sekitar 30 menit,” kata Danang.

    Keempat, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda seksi 2-4 ruas Samboja-Samarinda (66,4 km). Kedua jalan tol tersebut saat ini sudah dalam tahap penyelesaian dengan progres konstruksi masing-masing sebesar 92,36 persen dan 96,71 persen. Dua ruas tol tersebut direncanakan siap diresmikan di bulan Oktober 2019.

    Kelima, yakni ruas Tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,14 kilometer dengan progres 94,24 persen, dan keenam, ruas Tol Pandaan-Malang seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 5,1 kilometer dengan progres 97,1 persen. “Kedua ruas tol tersebut ditargetkan November 2019 bisa beroperasi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.