DGS Bank Indonesia Ingatkan Makna Idul Adha Soal Rasa Syukur dan Ikhlas

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia terpilih, Destry Damayanti diperkenalkan saat Rapat Paripuna ke-23 Masa Persidangan V Tahun 2018-2019 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 25 Juli 2019. Destry Damayanti menggantikan Mirza Adityaswara yang habis masa jabatannya. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia terpilih, Destry Damayanti diperkenalkan saat Rapat Paripuna ke-23 Masa Persidangan V Tahun 2018-2019 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 25 Juli 2019. Destry Damayanti menggantikan Mirza Adityaswara yang habis masa jabatannya. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengingatkan makna Idul Adha. Dia mengatakan Idul Adha merupakan pengingat untuk bersyukur dan ikhlas.

    "Jadi kita sebagai umat manusia hamba Allah kita harus mensyukuri apa yang diberikan Allah SWT dan kita ikhlas bahwa kita harus bisa berbagi kepada masyarakat lain yang tentunya membutuhkan daripada kita," kata Destry di kompleks kantor Bank Indonesia, Jakarta, Minggu, 11 Agustus 2019.

    Destry melihat perayaan Idul Adha di Bank Indonesia luar biasa. Dia terharu dan bangga karena insan BI bisa berkontribusi bagi Indonesia, khususnya dalam hal pemberian hewan kurban. "Apalagi kita liat juga betapa pemerataan itu terjadi walaupun kami di pusat juga mengumpulkan hewan kurban, di wilayah juga ada," ujarnya.

    BI, kata dia juga membagikan hewan kurban ke wilayah sekitar kantor BI. Hal itu karena dia melihat di beberapa wilayah ada yang lebih membutuhkan ketersediaan hewan kurban.

    "Yang ada di sana akhirnya dibagi secara merata dari pusat itu satu jadi masalah pemerataan dalam hal berbagi itu luar biasa sekali," kata Destry.

    Adapun jumlah hewan kurban di Bank Indonesia dari Aceh hingga Papua sebanyak 2.604, yang terdiri dari 544 sapi, 1.718 kambing, 388 domba, dan 5 ekor kerbau. Angka itu, kata dia, meningkat hampir 50 persen dari tahun lalu.

    Dari jumlah tersebut 178 sapi, 155 kambing, 1 domba, dan 5 kerbau dikelola oleh BI baik di kantor pusat, maupun kantor perwakilan di dalam dan luar negeri.

    Secara lintas daerah, BI juga membagikan hewan kurban ke 10 wilayah 3T atau terdepan, terluar, dan tertinggal. Di wilayah itu terbagi 74 hewan kurban yang terdiri dari 44 sapi, 29 kambing, dan 1 kerbau.

    Berdasarkan komposisi pegawai yang berkurban sebanyak 3.023 orang. Dari jumlah itu, 42 persen merupakan pegawai milenial."Kelompok milenial ini tulang punggung Indonesia ke depan itu sudah bisa merasakan hikmatnya bersyukur dan ikhlas. Rasa ini jadi modal yang bagus untuk Indonesia secara umum dan khususnya untuk Bank Indonesia," kata Destry Damayanti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.