Jasa Marga Evaluasi Uji Coba Contraflow Tol Dalam Kota

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jasa Marga Evaluasi Uji Coba Relokasi Titik Awal Contraflow Jalan Tol Dalam Kota Guna Maksimalkan Pengaturan Lalulintas Kendaraan dari Jalan Tol Jagorawi.

    Jasa Marga Evaluasi Uji Coba Relokasi Titik Awal Contraflow Jalan Tol Dalam Kota Guna Maksimalkan Pengaturan Lalulintas Kendaraan dari Jalan Tol Jagorawi.

    INFO BISNIS — Setelah dilakukan uji coba pemindahan titik contraflow Jalan Tol Dalam Kota selama dua hari, Jasa Marga melakukan evaluasi terhadap uji coba tersebut.
     
    Berdasarkan hasil evaluasi, Jasa Marga Regional Jabotabekjabar bekerja sama dengan kepolisian kembali melakukan pengaturan titik lokasi contraflow untuk mengakomodir kebutuhan pengguna jalan dari kedua arah, baik dari arah Jalan Jakarta-Cikampek maupun Jalan Tol Jagorawi.
     
    Terhitung mulai Jumat, 9 Agustus 2019, pengaturan titik awal contraflow Jalan Tol Dalam Kota akan terbagi pada dua lokasi dengan rincian sebagai berikut:
    a. Mulai pukul 06.00 WIB–08.00 WIB, titik awal contraflow adalah KM. 0+200 Halim, dengan titik akhir KM. 8+100 Senayan;
    b. Pada pukul 08.00 WIB–10.00 WIB, titik awal contraflow adalah KM. 1+700 Cawang, dengan titik akhir yang sama, yaitu KM. 8+100 Senayan.
     
    Jasa Marga Regional Jabotabekjabar Division Head, Reza Febriano, menyatakan bahwa uji coba relokasi titik awal contraflow Jalan Tol Dalam Kota yang dilaksanakan selama dua hari, 6-7 Agustus 2019 pada pukul 06.00 WIB-10.00 WIB, cukup berjalan efektif. 
     
    Tercatat sekitar 2.600 kendaraan lebih dari arah Cikampek menuju Senayan melewati contraflow per harinya (pukul 06.00 WIB-08.00 WIB). Namun demikian, arus lalu lintas dari arah Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Jalan Tol Dalam Kota telah dapat terurai sekitar pukul 08.00 WIB. 
     
    “Uji coba ini berhasil menambah kecepatan kendaraan dari arah Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Jalan Tol Dalam Kota yang semula 15 kilometer  per jam menjadi 26 kilometer per jam,” ujar Reza.
     
    Selain itu, dengan pengaturan titik awal contraflow kembali juga untuk mengakomodir pengguna Jalan Tol Jagorawi (menuju ke arah barat) agar dapat masuk dalam jalur contraflow KM. 1+700 Cawang. Hal ini juga bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas jelang akses keluar Tegal Parang akibat waktu kedatangan kendaraan yang lebih cepat dari arah Cawang.
     
    Reza juga memprediksi ada sekitar 3.000 kendaraan (jarak jauh) yang berasal dari arah Jalan Tol Jagorawi yang akan masuk lajur contraflow.
     
    “Untuk itulah Jasa Marga dan Kepolisian memutuskan untuk kembali membuka titik awal KM. 1+700 Cawang untuk mengakomodir kebutuhan ini. Namun dengan catatan, titik ini akan dibuka hanya pada jam 08.00 WIB-10.00 WIB atau setelah titik contraflow di KM. 0+200 Cawang ditutup,” ucap Reza.
     
    Jasa Marga mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dalam masa uji coba perubahan titik awal contraflow Jalan Tol Dalam Kota. Serta mengimbau untuk mengantisipasi dan patuhi rambu serta arahan petugas, terutama menjelang titik awal contraflow.
     
    Untuk monitor kondisi lalin jalan tol terkini, dapat mengakses kanal informasi resmi milik Jasa Marga, yaitu
    - Call center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
    - Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @OFFICIAL_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
    - Instagram @official.jasamarga
    - Aplikasi Mobile JMCARe 
    - Website http://www.jasamarga.com. (*)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.