Libur Panjang di Singapura, Bisnis Perhotelan Batam Terkerek

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang kapal ferry dari Singapura melewati alat pendeteksi suhu tubuh (termal scaner) sebelum melakukan pengecapan paspor di terminal kedatangan Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, 31 Agustus 2016. ANTARA/M N Kanwa

    Penumpang kapal ferry dari Singapura melewati alat pendeteksi suhu tubuh (termal scaner) sebelum melakukan pengecapan paspor di terminal kedatangan Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, 31 Agustus 2016. ANTARA/M N Kanwa

    TEMPO.CO, Jakarta -  Warga Singapura sedang menikmati libur panjang ;omg weekend sejak hari ini, Kamis 9 Agustus hingga Idul Adha 11 Agustus 2019 lusa. Akibatnya, bisnis perhotelan di Batam pun ikut terkerek tingkat okupansinya. 

    Persatuan Hotel dan Restoran Kota Batam Kepulauan Riau menyatakan, saat ini penginapan di kota setempat penuh, dengan tingkat hunian rata-rata lebih dari 90 persen. "Mayoritas hotel di Nagoya Jodoh penuh. Untuk yang di pinggiran, seperti di wilayah Batuaji, tingkat hunian sampai 70 persen," kata Ketua PHRI Batam, Mansur di Batam, Jumat 9 Agustus 2018.

    Singapura tengah menikmati akhir pekan panjang karena 2 hari libur nasional, yaitu National Day pada 9 Agustus dan Hari Raya Idul Adha pada 11 Agustus 2019.

    Menurut Mansur, sejak Kamis 8 Agustus 2018 sore, gelombang wisatawan dari Singapura sudah mulai datang dan menginap di hotel-hotel Batam. Namun, puncak kedatangan wisman diperkirakan terjadi pada hari Jumat ini. "Ini karena Lebaran Haji juga, makanya publik holiday sudah dimulai kemarin," kata dia.

    Industri perhotelan Batam berharap, wisatawan mancanegara dapat menikmati akhir pekan panjangnya di Batam dan menambah "lenght of stay" kunjungan wisman di kota itu.

    Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan warga yang bepergian, operator kapal menambah jadwal pelayaran Singapura-Batam, pada Jumat. Manager Operasional PT Synergy Tharada, pengelola Pelabuhan Internasional Batam Centre, Nika Astaga mengatakan pada 9 Agustus, operator menambah 7 pelayaran serta pada 11 dan 12 Agustus 2019 menambah 18 pelayaran.

    Penambahan pelayaran dilakukan seluruh operator kapal, yaitu Majestic, Batamfast dan Sindo Ferry."Pada tanggal 9 Agustus, terjadi penambahan 7 extra trip, sedangkan yang reguler saja ada 45, jadi semuanya 52 trip PP. Untuk tanggal 11 saat hari Raya Haji, ada penambahan 18 trip, khusus ke Singapura. Itu untuk tanggal 11-12 Agustus 2019," kata Nika.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.