September 2019, Jalan Tol Tangerang - Merak Terkoneksi Antar Tol

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peresmian tol Alam Sutra yang terletak di KM 15+400 Tol Jakarta Merak, Tangerang, Banten, Kamis (17/9). Akses tol Alam Sutra ini akan menjadi jalur alternatif dan membantu mengurangi angka kemacetan di Jalan Raya Serpong. TEMPO/Tri Handiyatno

    Peresmian tol Alam Sutra yang terletak di KM 15+400 Tol Jakarta Merak, Tangerang, Banten, Kamis (17/9). Akses tol Alam Sutra ini akan menjadi jalur alternatif dan membantu mengurangi angka kemacetan di Jalan Raya Serpong. TEMPO/Tri Handiyatno

    TEMPO.CO, Tangerang - Tangerang-Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak atau PT Marga Mandalasakti memastikan proyek interchange Simpang Susun Tol Balaraja Timur rampung dan dioperasikan September 2019.

    Dengan dioperasikannya proyek Simpang Susun yang menghabiskan dana Rp 250 miliar ini, kata Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Krist Ade Sudiyono tol Tangerang-Merak akan terhubung dengan jalan tol lainnya. "Karena Simpang Susun Balaraja Timur ini merupakan penghubung antara jalan tol, tidak ada bukaan," kata Krist Ade, Kamis 8 Agustus 2019.

    Jembatan layang yang bersusun ini nantinya akan menghubungkan jalan tol Serpong-Balaraja, tol Semanan. "Nantinya pengguna tol bisa masuk antar tol melalui interchange ini, tanpa keluar tol lagi," kata Krist Ade.

    Ade optimis proyek ini rampung tepat waktu dan bisa dioperasikan bulan depan karena progress pembangunannya sudah mencapai 80 persen. "Apalagi metode pembangunan ini cukup canggih karena untuk pemasangan grider tol tidak menganggu jalur kendaraan dibawahnya, menggunakan sistem geser."

    Ade mengatakan proyek simpang susun ini merupakan penyempurnaan dari yang sudah ada sebelumnya. "Untuk yang sekarang bisa mengakses Jakarta-Merak." Simpang susun ini juga akan terintegrasi dengan jalan lainnya seperti jalan Raya serang.

    Untuk pembangunan simpang susun sepanjang 3,754 kilometer yang dibangun di kilometer 39 tol Tangerang - Merak ini, MMS 
    mengucurkan investasi sebesar Rp 250 milyar.

    Untuk proyek ini, pengelola jalan tol yang juga disebut Astra Tol Road Tangerang Merak ini menggandeng PT Adhi Karya (Persero), Multi Phi Beta Consulting Enggeners, PT Seecons dan PT Marga Maju Mapan, PT Bumi Duta Persada untuk pekerjaan pelapisan ulang jalan (over lay).

    Krist Ade mengatakan dana Rp 250 milyar tersebut diperuntukkan untuk pembangunan Simpang Susun Balaraja Timur yang terbagi ; rampung 1 (off rampung arah Jakarta), rampung 2 (on rampung arah Jakarta), ramp 3 (off ramp arah Merak), ramp 4 (on ramp arah Merak) serta jalan akses sampai dengan pertemuan jalan nasional, Jalan Raya Serang.

    Selain itu, dilokasi yang sama juga akan dibangun box tunnel pada crossing jalan akses gerbang tol Balaraja Timur dan pembangunan kantor operasional dan gerbang tol Balaraja Timur. "Pekerjaan ini kami targetkan rampung pada semester 2 tahun 2019," kata Krist.

    Krist berharap fasilitas yang dibangun ini memberikan kemudahan aksebilitas bagi pengguna jalan tol Tangerang - Merak dan mendorong pengembangan wilayah Balaraja dan Provinsi Banten.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.