Ikuti Permintaan JK, Bank Mandiri Akan Turunkan Suku Bunga

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) menyambut kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) dalam acara Musyawarah Pimpinn Nasional V Kosgoro 1957 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) menyambut kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) dalam acara Musyawarah Pimpinn Nasional V Kosgoro 1957 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan perseroan akan menurunkan suku bunga kredit. Adapun suku bunga kredit yang bakal lebih cepat turun antara lain suku bunga kredit konsumer, seperti Kredit Perumahan Rakyat dan kredit otomotif.

    "Penurunan suku bunga itu akan dilakukan bertahap antara 25 hingga 50 basis poin," ujar Hery di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019.

    Langkah penurunan itu sesuai dengan permintaan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar suku bunga kredit bisa diturunkan hingga mencapai 7 persen. Hery mengatakan sejatinya suku bunga kredit Bank Mandiri sudah ada yang mencapai di bawah nilai tersebut, misalnya kredit mobil yang sekitar 6 persen dan KPR untuk pengembang tier 1 yang bunganya 6-6,5 persen.

    Namun, Hery mengatakan suku bunga yang mesti lebih dulu turun adalah suku bunga dana. Yang termasuk ke dalam dana adalah tabungan, deposito dan giro. "Kalau deposito kan time deposit, tunggu kalau dia udah turun, begitu perpanjangan, bunganya ikut turun nanti baru menyesuaikan kreditnya," kata dia.

    Setelah suku bunga dana turun, maka cost of fund juga turun dan ujungnya suku bunga kredit juga ikut turun secara bertahap. "Biasanya legging antara penurunan suku bunga dana dan kredit itu sekitar 3-6 bulan."

    Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan dengan inflasi yang belakangan terjaga tidak lebih dari 3,5 persen, suku bunga deposito bisa dipatok tak lebih dari 5 persen. Sementara, bunga pinjaman semestinya tidak melebiha 7-8 persen. Adapun saat ini, suku bunga kredit perbankan masih berkisar 8-10 persen. Sementara, suku bunga acuan Bank Indonesia adalah 5,75 persen.

    "Lebih dari pada itu tentu ekonomi kita enggak jalan," kata JK. Pasalnya bank tidak hidup dari besarnya bunga, namun dari tingginya pertumbuhan ekonomi. "Supaya mendapat fee base kalau hanya mendapatkan fee dari deposito tinggi, bayar juga ongkosnya mahal juga karena itulah kita harus sama-sama bikin negara yang tingkat bunganya bukan ini (tinggi)."

    Simak berita tentang Bank Mandiri hanya di Tempo.co

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.