Harga Emas Antam Capai Rekor Tertinggi dalam 6 Bulan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Emas Batangan. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi Emas Batangan. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas batangan Antam (PT Aneka Tambang), hari ini, Rabu 7 Agustus 2019 mencetak rekor tertinggi dalam kurun 6 bulan terakhir. Saat ini, harga emas Antam menyentuh level Rp746.000 per gram.

    Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas batangan ini kembali naik Rp7.000 per gram dibandingkan posisi pada Selasa. Sehari sebelumnya, harga emas Antam sempat melambung Rp15.000 per gram hingga menembus Rp739.000 per gram.

    Adapun harga emas batangan Antam ukuran 0,5 gram dipatok seharga Rp 397.500 atau naik Rp3.500 dibandingkan kemarin, Selasa (6/8). Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas LM Antam Pulo Gadung, Jakarta.

    Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini sebesar Rp673.000 per gram. Harga penjualan kembali ini juga naik Rp7.000 per gram dibandingkan harga yang ditetapkan pada Selasa kemarin.

    Harga buyback ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp10 juta. Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3  untuk non NPWP). PPh 22 persentas transaksi buy back dipotong langsung dari total nilai buy back.

    Harga emas batangan Antam hari ini, 7 Agustus 2019 untuk ukuran 1.000 gram adalah Rp 695,6 juta. Adapun harga emas ukuran 500 gram dan 250 gram masing-masing Rp 347,8 juta dan Rp 174 juta. Sementara emas batangan ukuran 10 gram dan 5 gram masing-masing sebesar Rp 7,03 juta dan Rp 3,55 juta. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.