Listrik Padam, PLN Akui Tak Antisipasi Gangguan di 2 Sirkuit

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengaku tak mengantisipasi adanya gangguan dua sirkuit sekaligus pada sistem kelistrikan Jawa-Bali di bagian utara.

    "Ini yang kami tidak antisipasi terjadinya gangguan 2 sirkuit sekaligus. Ini yang secara teknologi nanti kami investigasi lebih lanjut berkaitan dengan gangguan di 1 tempat tersebut," kata Sripeni saat memberikan penjelasan kepada Presiden Joko Widodo di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019.

    Pemadaman listrik sebelumnya terjadi pada pukul 11.48 hingga hampir tengah malam di Jawa Barat, Jakarta, dan Banten. Hal itu berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi atau SUTET 500 kV Ungaran-Pemalang.

    Sripeni menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Jawa Bali terdapat 2 sistem, yaitu sistem di utara sebanyak 2 sirkuit dan sistem di selatan sebanyak 2 sirkuit. Sistem di utara, yaitu pada titik Ungaran-Pemalang mengalami gangguan pada 11.48, disusul sirkuit keduanya juga mengalami masalah.

    Jokowi mengingatkan PLN agar pemadaman besar-besaran tak kembali terjadi di kemudian hari. "Hal-hal yang menyebabkan peristiwa besar terjadi sekali lagi saya ulang, jangan sampai keulang kembali. Itu saja permintaan saya" kata Jokowi.

    Jokowi juga meminta PLN segera memperbaiki gangguan yang mengakibatkan pemadaman di sebagian wilayah Pulau Jawa. "Paling penting saya minta perbaiki secepat-cepatnya. Yang memang dari beberapa wilayah yang belum hidup segera dikejar dengan cara apapun agar segera bisa hidup kembali," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara