Listrik Padam, PT KAI: Belasan Kereta Alami Keterlambatan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik berjalan menuju Kereta Api di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2019. Menurut data dari Stasiun Gambir terkait volume penumpang kumulatif dari tanggal 26-31 Mei 2019 sebanyak 109.876 penumpang yang menggunakan Kereta Api di Stasiun Gambir untuk mudik lebaran 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pemudik berjalan menuju Kereta Api di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2019. Menurut data dari Stasiun Gambir terkait volume penumpang kumulatif dari tanggal 26-31 Mei 2019 sebanyak 109.876 penumpang yang menggunakan Kereta Api di Stasiun Gambir untuk mudik lebaran 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melaporkan adanya sejumlah keterlambatan dari perjalanan kereta di Pulau Jawa akibat listrik padam. Laporan soal keterlambatan ini disampaikan pihak KAI melalui akun twitter resmi mereka @KAI121 pada Minggu, 4 Agustus 2019. “Kelambatan KA dampak pemadaman listrik di beberapa wilayah di Pulau Jawa,” tulis KAI.

    Sebelumnya, PT Perusahaan Listrik Negara (persero) atau PLN juga telah menyampaikan permohonan maaf atas padamnya aliran listrik di sejumlah daerah di Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah sekitar pukul 12.00 WIB. Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka menyebut putusnya aliran listrik terjadi karena gangguan pada sejumlah pembangkit PLN.

    Untuk Jakarta, listrik padam akibat gangguan pada Gas Turbin dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon, Banten. Untuk Jawa Barat, listrik padam karena adanya gangguan di Transmisi SUTET 500 kV (kilovolt) Lalu untuk Jawa Tengah, gangguan terjadi pada transmisi Ungaran-Pemalang 500 Kv.

    Lebih lanjut, PT KAI melaporkan adanya keterlambatan sejumlah rangkaian kereta pada pukul 16.34 WIB, di antaranya yaitu:

    1. KA 68 Cirebon Ekspres, terlambat 190 menit

    2. KA 34 Argo Parahyangan, terlambat 178 menit

    3. KA 23 Argo Parahyangan, terlambat 71 menit

    4. KA 7 Argo Lawu, terlambat 8 menit

    5. KA 51 Taksaka, terlambat 34 menit

    6. KA 7051 Argo Parahyangan Tambahan, terlambat 112 menit

    7. KA 17 Argo Jati, terlambat 5 menit

    8. KA 7096 Argo Parahyangan Tambahan, terlambat 107 menit

    9. KA 26 Argo Parahyangan Tambahan, terlambat 22 menit

    Dua jam kemudian, pukul 18.08 WIB, PT KAI melaporkan lagi keterlambatan pada sejumlah rangakain kereta, di antarnya yaitu:

    1. KA 7029 Mataram, terlambat 59 menit

    2. KA 56 Bangunkarta, terlambat 150 menit

    3. KA 44 Bima, terlambat 60 menit

    4. KA 78 Gumarang, terlambat 86 menit

    5. KA 176 Brantas, terlambat 17 menit

    6. KA 151 Bogowonto, terlambat 28 menit

    7. KA 1 Argo Bromo Anggrek, terlambat 57 menit

    8. KA 25 Argo Parahyangan, terlambat 9 menit

    9. KA 215 Serayu, terlambat 39 menit

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.