Tumpahan Minyak Pertamina, Ratusan Warga Menderita Gatal-Gatal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membawa karung berisi pasir yang pasir yang tercemar tumpahan minyak mentah (Oil Spill) di Pantai Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1 Agustus 2019. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyatakan Insiden bermula saat pengeboran sumur reaktivasi YYA-1. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Warga membawa karung berisi pasir yang pasir yang tercemar tumpahan minyak mentah (Oil Spill) di Pantai Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1 Agustus 2019. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyatakan Insiden bermula saat pengeboran sumur reaktivasi YYA-1. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Karawang - Ratusan warga yang terlibat dalam pembersihan tumpahan minyak Pertamina di bibir pantai wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, selama beberapa pekan terakhir, terserang penyakit gatal-gatal dan infeksi saluran pernapasan akut.

    Kepala Dinas Lingkungan dan Kebersihan Pemkab Karawang Wawan Setiawan, di Karawang, Sabtu mengatakan ada sekitar 992 warga di sekitar wilayah pesisir pantai utara yang terserang penyakit gatal-gatal dan infeksi saluran pernapasan akut.

    "Itu diketahui dari pendataan di lapangan. Kebanyakan yang mengeluhkan penyakit di posko kesehatan merupakan warga yang ikut membersihkan area bibir pantai," katanya.

    Sementara itu, ratusan warga pesisir pantai Karawang sejak beberapa pekan terakhir ikut terlibat dalam pembersihan area bibir pantai di wilayah Karawang menyusul tumpahnya minyak mentah milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java atau PHE ONWJ.

    Hingga kini kegiatan pembersihan masih terus dilakukan karena limbah minyak masih "bersarang" di area bibir pantai wilayah Karawang. Bahkan, limbah minyak juga menyebar hingga ke tambak-tambak.

    Masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pembersihan area bibir pantai wilayah Karawang itu dibayar Rp100 ribu per hari. Selain diberi bayaran, mereka juga mendapatkan makan dari pihak Pertamina.

    Dalam sehari, ada sekitar 2.000 karung berisi limbah yang dikumpulkan. Limbah-limbah tumpahan minyak itu selanjutnya akan dimusnahkan di beberapa perusahaan pengolahan limbah B3 di wilayah Bogor dan Karawang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.