Telkomsel Pastikan Layanan di Wilayah Terdampak Gempa Aman

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga korban gempa dan tsunami Palu memainkan ponsel saat berada di kantor Telkomsel, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. Pasca-gempa dan tsunami di wilayah Sulawesi Tengah hingga saat ini, jaringan Internet belum berjalan dengan normal. ANTARA

    Warga korban gempa dan tsunami Palu memainkan ponsel saat berada di kantor Telkomsel, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. Pasca-gempa dan tsunami di wilayah Sulawesi Tengah hingga saat ini, jaringan Internet belum berjalan dengan normal. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Gempa dengan kekuatan M 6,9 terjadi di wilayah Banten, Jumat, 2 Agustus 2019.  Guncangan juga sampai Jakarta, bahkan Pacitan.

    Vice President Corporate Communications Telkomsel, Deni Abidin mengatakan bahwa layanan masih aman pascagempa. “Hingga saat ini layanan telekomunikasi Telkomsel di sekitar wilayah terdampak gempa tetap berjalan normal dalam mengakses layanan komunikasi, baik telepon, SMS dan layanan data,” katanya melalui keterangan pers, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Deni menjelaskan bahwa Telkomsel terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kualitas dan kapasitas jaringan di sekitar wilayah terdampak bencana terutama di wilayah pesisir Pandeglang dan Lampung Barat.

    “Atas nama Telkomsel, kami menyampaikan doa semoga masyarakat di sekitar wilayah terdampak gempa dapat segera pulih seperti sedia kala,” jelasnya.

    Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyebut sebagian besar wilayah Banten diguncang gempa berkekuatan M 6,9. Gempa berada di Samudera Hindia, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa episenter di koordinat 7.54 LS dan 104.58 BT tepatnya di laut pada kedalaman 10 km.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.