Grab: Pengemudi Tewas dalam Kecelakaan Truk Tanah Bukan Mitra

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian mengevakuasi bangkai mobil Daihatsu Sigra yang hancur akibat tertindih badan truk di Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis, 1 Agustus 2019. Diduga karena kelalaian sopir, truk bermuatan tanah itu terguling lalu menimpa mobil pada Kamis pagi. ANTARA/Bal

    Petugas kepolisian mengevakuasi bangkai mobil Daihatsu Sigra yang hancur akibat tertindih badan truk di Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis, 1 Agustus 2019. Diduga karena kelalaian sopir, truk bermuatan tanah itu terguling lalu menimpa mobil pada Kamis pagi. ANTARA/Bal

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Grab Indonesia mengkonfirmasi bahwa pengemudi mobil jenis minibus Daihatsu Sigra putih B 1932 COE yang tewas dalam kecelakaan dengan truk tanah pada 1 Agustus 2019 lalu bukan mitra pengemudinya. Informasi yang beredar sebelumnya menyatakan salah satu korban yang tewas adalah sopir Grab.

    "Setelah melakukan investigasi intensif, pengemudi mobil bukan mitra pengemudi GrabCar," ujar juru bicara Grab Indonesia, Vishnu Mahmud, dalam pesan pendek kepada Tempo, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Informasi tersebut, ujar dia, sebelumnya telah diterima perusahaan sesaat setelah insiden terjadi. Setelah kejadian, manajemen langsung melakukan pengecekan.

    Meski bukan mitra pengemudi Grab, Vishnu mengatakan entitasnya menyampaikan dukacita mendalam. Manajemen, ujar dia, berharap kasus ini dapat terselesaikan oleh pihak berwenang dengan baik.

    Insiden yang melibatkan dua kendaraan, yakni mobil minibus Daihatsu Sigra dan truk tanah sebelumnya terjadi di Jalan Imam Bonjol Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kamis pagi, 1 Agustus 2018, pukul 05.30 WIB. Truk terguling diduga oleng saat berpapasan dengan minibus yang nahas itu. Sopir truk sempat kabur usai kecelakaan.

    Akibat kecelakaan maut itu, empat orang yang menunggangi mobil Daihatsu Sigra dinyatakan tewas. Korban tewas adalah pengemudi dan tiga penumpang. Sedangkan satu orang lainnya, yakni balita bernama Aisyah, selamat dalam kecelakaan.

    AYU CIPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.