Jasa Raharja Buka Lowongan Kerja, Intip Persyaratannya

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam rangka HUT BUMN 2019, Jasa Raharja Ajak Seribu Yatim ke Dunia Fantasi, Minggu 24 Maret 2019

    Dalam rangka HUT BUMN 2019, Jasa Raharja Ajak Seribu Yatim ke Dunia Fantasi, Minggu 24 Maret 2019

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Raharja (Persero), perusahaan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN yang bergerak dalam bidang pemberian layanan asuransi membuka lowongan kerja. Lowongan kerja itu dibuka bagi putra dan putri di daerah setempat lewat program bernama Langkah Bakti Jasa Raharja.

    "Jasa Raharja membuka Program Langkah Bakti untuk putra/putri terbaik daerah. Program ini akan memberikan pengalaman, kompetensi dan tentunya memberi benefit menarik," seperti dikutip dari akun Instagram resmi Jasa Raharja @pt_jasaraharja yang diunggah pada Jumat, 2 Agustus 2019.

    Adapun yang berminat mendaftar harus memenuhi lima syarat. Pertama, pendaftar harus berusia antar 17 sampai dengan 23 tahun. Kemudian syarat yang kedua adalah para pendaftar merupakan lulusan SMA, D3 hingga lulus Strata 1 (S1).

    Ketiga, bagi pendaftar yang berminat untuk mengajukan diri harus memiliki syarat semangat yang kuat untuk belajar. Keempat, pendaftar diwajibkan belum menikah. Serta terakhir, bersedia tidak menikah selama mengikuti program Langkah Bakti Jasa Raharja.

    Sementara itu, lewat program ini ada dua posisi yang ditawarkan oleh Jasa Raharja. Pertama adalah Petugas Administrasi SAMSAT dan Petugas Administrasi Pelayanan.

    Bagi pendaftar yang berminat, diminta untuk mengirimkan curriculum vitae (CV) dan juga surat lamaran ke kantor cabang Jasa Raharja yang ada di kota tempat tinggal atau yang terdekat. Adapun surat lamaran dan CV harus dikirimkan sebelum 7 Agustus 2019 saat jam kerja pada pukul 07.30-16.30 WIB.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.