Rasakan Gempa, Rudiantara: Saya di Atas, Lebih Terasa

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tampak keluar dari gedung kantornya saat gempa terjadi pada Jumat petang, 2 Agustus 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tampak keluar dari gedung kantornya saat gempa terjadi pada Jumat petang, 2 Agustus 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara turut merasakan goncangan gempa yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya. Sekitar 10 menit setelah gempa terjadi, Rudiantara ditemani stafnya terlihat keluar di pelataran gedung kantornya yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. 

    "Saya (tadi waktu gempa) di (gedung) atas. Lebih terasa," tutur Rudiantara kepada para wartawan, Jumat petang, 2 Agustus 2019. 

    Rudiantara tidak tampak panik. Ia jalan dengan laku santai menuju halaman depan kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo. Sesekali ia melihat kondisi fisik gedung Kementerian Kominfo. Beberapa waktu kemudian ia sibuk melihat ponsel dan diselingi dengan mengobrol bersama wartawan. 

    Tak hanya itu, Rudiantara juga sempat menanyakan kepada awak media yang ditemui terkait persoalan kemungkinan jaringan akibat gempa. "Media ada gangguan jaringan, enggak?" katanya sembari melihat ponsel. 

    Selain Rudiantara, sejumlah orang yang berada di kantor Kementerian Kominfo pun turut berhamburan keluar gedung. Puluhan pegawai, juga wartawan, tampak berlari sambil membawa serta tas dan barang bawaannya. Namun, ada pula beberapa di antaranya yang keluar dengan panik hingga bertelanjang kaki. 

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melalui akun Twitter-nya mengumumkan gempa terjadi pukul 19.03 WIB. Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo bersumber di barat daya Sumur, Banten. Gempa berpusat di kedalaman 10 kilometer dan berpotensi tsunami. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.