RUPS Angkat Sripeni jadi Pelaksana Tugas Dirut PLN

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Pengadaan Strategis I PLN Sripeni Inten Cahyani menjelaskan kepada media terkait rencana pembangunan PLTA Tanah Kuning di Kalimantan Utara, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Jumat 26 Juli 2019. Tempo/Dias Prasongko

    Direktur Pengadaan Strategis I PLN Sripeni Inten Cahyani menjelaskan kepada media terkait rencana pembangunan PLTA Tanah Kuning di Kalimantan Utara, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Jumat 26 Juli 2019. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS PLN 2019 memutuskan mengangkat Sripeni Inten Cahyani sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama perusahaan listrik pelat merah itu. Sripeni juga sekaligus merangkap sebagai Direktur Pengadaan Strategis I. 

    Sementara itu, Djoko Raharjo Abumanan yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN ditetapkan menjadi Direktur Pengadaan Strategis II. 

    Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka mengatakan bahwa keputusan tersebut berlaku sejak 2 Agustus 2019 melalui surat keputusan yang disampaikan oleh Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Aloysius Kiik Ro. 

    Meskipun terjadi perubahan susunan direksi, PLN terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi seluruh pelanggan di Tanah Air. Begitu juga dengan upaya mengejar target rasio elektrifikasi hingga 99% pada 2019. 

    "Jajaran direksi, manajemen dan seluruh pegawai PLN mengucapkan selamat dan akan mendukung penuh kepemimpinan Ibu Sripeni Inten Cahyani selaku Plt Dirut PLN," katanya seperti dikutip siaran pers, Jumat (2/8/2019). 

    Dengan penunjukkan Sripeni, komposisi direksi PLN berdasarkan RUPS PLN 2019 adalah Sripeni Inten Cahyani sebagai Plt. Direktur Utama PLN merangkap Direktur Pengadaan Strategis 1, Direktur Pengadaan Strategis 2 Djoko Raharjo Abumanan, Direktur Keuangan Sarwono Sudarto, Direktur Human Capital Management Muhamad Ali, dan Direktur Perencanaan Korporat Syofvi Felienty Roekman.

    Selain itu, Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Tengah Amir Rosidin, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara Supangkat Iwan Santoso, Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Barat Haryanto W.S., Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan Syamsul Huda , Direktur Bisnis Maluku dan Papua Ahmad Rofiq dan Direktur Bisnis Regional Sumatra Wiluyo Kusdwiharto.

    Posisi Direktur Utama PLN kosong setelah Sofyan Basir undur diri dari posisi orang nomor satu perusahaan listrik pelat merah per 29 Mei 2019 lalu. Ia mundur karena tersangkut kasus suap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau -I. Posisi teratas perusahaan tersebut kemudian diisi oleh Djoko Rahardjo Abumanan sebagai Plt Direktur Utama.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.