Kimi Hime 'Putar Arah' Setelah Kominfo Batalkan Pertemuan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kimi Hime memberikan klarifikasi terkait pemblokiran konten Youtubenya di kawasan TB. Simatupang, Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019. Klarifikasi ini digelar Kimi setelah Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara batal melakukan pertemuan dengannya pada Jumat siang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kimi Hime memberikan klarifikasi terkait pemblokiran konten Youtubenya di kawasan TB. Simatupang, Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019. Klarifikasi ini digelar Kimi setelah Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara batal melakukan pertemuan dengannya pada Jumat siang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -Kuasa hukum youtuber Kimi Hime, Irfan Akhyari, menerima panggilan telefon dari Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ferdinandus Setu, sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam panggilan tersebut, Ferdinandus memberi tahu Irfan bahwa pertemuan Kimi Hime dengan Menteri Kominfo Rudiantara batal.

    Padahal, kata Irfan, saat itu Ia dan Kimi sudah dalam perjalanan menuju kantor Kominfo yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 9, Gambir, Jakarta Pusat. “Udah dekat, jadi putar arah cari makan,” kata Irfan saat dihubungi di Jakarta, Jumat, Jumat, 2 Agustus 2019.

    Satu setengah jam kemudian, Ferdinandus mengadakan konferensi pers di kantornya dan mengumumkan bahwa pertemuan Rudiantara dan Kimi batal. “Bukan dari Kimi-nya yang tidak hadir, yang tidak datang, Kominfo sudah menilai bahwa isu pembinaan konten ini selesai, jadi tidak perlu datanglah dalam waktu kali ini,” kata dia.

    Rupanya di saat yang bersamaan, Kominfo menganggap isu maupun kasus yang berkaitan dengan Kimi Hime ini selesai. Sebab, Kominfo menilai Kimi sudah melakukan hal-hal yang diminta oleh mereka. Salah satunya yaitu men-take down video terbaru berjudul “bubble tea challenge done.”Dalam video ini, Kimi tampak menaruh minuman di atas dadanya. “Kami anggap clear isu ini,” kata dia.

    Sebelumnya pada 24 Juli 2019, Kominfo mengajukan permohonan pemblokiran atau penghentian penayangan tiga video youtube milik Kimi kepada Google, induk usaha dari Youtube. Google pun memenuhi permohonan itu dan resmi memblokir ketiga konten yang dinilai Kominfo melanggar asas kesusilaan tersebut.

    Saat itu, Kominfo bahkan tetap menunggu kehadiran Kimi untuk menjelaskan alasannya membuat konten-konten tersebut, “Apakah hanya sekedar mengejar clickbait, kemudian mengharapkan uang masuk saja,” kata Ferdinandus.

    Irfan juga menyebut pertemuan dengan Rudiantara memang batal. Namun, pertemuan dengan Kominfo tetap diadakan, “Ditunda, bukan dibatalkan,” kata dia. Nanti malam pun, Irfan mengatakan akan ada konferensi pers lanjutan dengan Kimi Hime untuk menjelaskan kembali soal sikap terbaru dari Kominfo ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.