Luhut Pandjaitan: Kerja Sama Peningkatan SDM dengan AS Berlanjut

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko bidang Maritim Luhut Panjaitan (tengah) berbincang dengan CEO Grab Anthony Tan (kedua kiri), Founder dan CEO Softbank Masayoshi Son (ketiga kiri), CEO Tokopedia William Tanuwijaya (kanan) dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (kedua kanan) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019. ANTARA

    Menko bidang Maritim Luhut Panjaitan (tengah) berbincang dengan CEO Grab Anthony Tan (kedua kiri), Founder dan CEO Softbank Masayoshi Son (ketiga kiri), CEO Tokopedia William Tanuwijaya (kanan) dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (kedua kanan) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan Amerika Serijat sepakat terus menjalin kerja sama dengan Indonesia lantaran keduanya sahabat dekat. Hal itu dinyatakan seusai acara US – Indonesia Partnership Luncheon, bertema Expanding Our Billateral Trade and Investment.

    "Beberapa kerja sama yang akan dilakukan adalah peningkatan bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Kamis petang, 1 Agustus 2019.

    Kerja sama di bidang pendidikan akan dilakukan di level institusi pendidikan tinggi. Selain itu, bakal dirancang kerja sama untuk peningkatan profesionalisme angkatan bersenjata. Kerja sama tersebut memungkinkan kedua negara mengadakan latihan militer bersama.

    Selanjutnya, kerja sama akan berfokus pada penanggulangan bencana. Luhut sebelumnya mengatakan bahwa sejumlah anggota yang tergabung dalam Kongres Amerika Serikat mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    “Tadi saya jelaskan policy dari pemerintah Indonesia, saya jelaskan juga progress ekonomi kita, dan tadi mereka juga mengapresiasi penjelasan yang sudah kita paparkan tadi,” ujar dia.

    Menurut dia, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Presiden Joko Widodo telah meminta Indonesia membuka peluang investasi. Peluang itu juga berguna membuka lapangan kerja baru.

    Luhut mengatakan negara mana pun dapat menanamkan investasinya di Indonesia, termasuk Amerika Serikat. "Tapi dengan syarat-syarat dan regulasi yang sudah kita tetapkan,” tuturnya.

    Dia mengatakan saat ini sudah ada sejumlah investasi masuk pasca-kedatangan Crown Prince United Arab Emirate Muhammad bin Zaid. Ia juga mmenyebut kunjungan Masayoshi San, Peter Ma, Raja Saudi Arabia Muhammad bin Salman turut membuahkan hasil.

    "Di sini terlihat kita tidak harus spesifik bekerja sama dengan satu negara, dengan negara mana saja kita bebas bekerja sama,” ujarnya.

    Adapun dari Kongres Amerika Serikat, salah satu anggota, Vern Buchanan, mengungkapkan kunjungan anggota legislatif negeri Abang Sam ke Indonesia ini merupakan salah satu bagian dari perayaan 70 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat. Turut hadir dalam acara itu sejumlah delegasi anggota kongres, yakni Congressman David Price, Congressman Vern Buchanan, dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.