Netizen Pamer Tas 20 Juta di Twitter, Ditjen Pajak Ingatkan Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wajib pajak mengantre sebelum dipanggil menuju bilik tax amnesty di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, 31 Maret 2017. Berdasarkan data terakhir DJP Kemenkeu, total harta yang terkumpul dalam pagelaran tax amnesty mencapai Rp4.749 triliun. Harta tersebut terbagi atas deklarasi dalam negeri sebesar Rp3.571 triliun, deklarasi luar negeri Rp1.032 triliun, dan repatriasi Rp146 triliun, serta uang tebusan Rp111 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    Wajib pajak mengantre sebelum dipanggil menuju bilik tax amnesty di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, 31 Maret 2017. Berdasarkan data terakhir DJP Kemenkeu, total harta yang terkumpul dalam pagelaran tax amnesty mencapai Rp4.749 triliun. Harta tersebut terbagi atas deklarasi dalam negeri sebesar Rp3.571 triliun, deklarasi luar negeri Rp1.032 triliun, dan repatriasi Rp146 triliun, serta uang tebusan Rp111 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan kembali mengingatkan pengguna media sosial untuk taat membayar pajak. Kali ini selebgram Revina sekaligus pemilik akun Twitter @tinystardustt yang sebelumnya mengunggah foto dengan menggunakan tas impor seharga Rp 20 juta.

    "Tas 20juta lebih buat apaan? Ga logis blablabla.. Simple sih kak. Lo miskin dan ga mampu, kami mampu. Ya kami beli," tulis Revina dalam akun media sosial Twitter, Senin, 29 Juli 2019.

    Namun unggahan Revina telah menarik perhatian ribuan warganet tanpa terkecuali admin Twitter resmi milik Dirjen Pajak @DitjenPajakRI. DJP hanya membalas unggahan Revina dengan mengirimkan gambar berupa formulir SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Pribadi kosong.

    Tak lama kemudian, Revina membalas komentar akun resmi DJP tersebut. Dia memastikan sudah melaksanakan kewajibannya untuk membayar pajak. "Sans min, udeh," ujarnya.

    Unggahan dari Revina ini langsung menggemparkan jagad media sosial hingga kini masih viral diperbincangkan. Beberapa waktu lalu tagar #tas20juta malah sempat menjadi trending dan diperdebatkan netizen di Twitter.

    Hingga berita ini ditulis, unggahan dari akun @DitjenPajakRI telah dikomentari oleh 2.400 orang. Cuitan tersebut disukai oleh 11.500 orang dan di-retweet hingga 18.500 kali.

    Akun @Cooalaaa mengomentari cuitan Ditjen Pajak dengan mengunggah foto Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dengan pose sedang memegang senjata laras panjang. Foto itu disertai caption "yang tidak membayar pajak akan ditembak."

    Kemudian warganet lain dengan akun Twitter @chawir menyesalkan tindakan Revina dengan menunjukkan kemewahan yang berlebihan di media sosial. "Gue kebetulan punya kenalan tajir melintir, emaknya bisnis diamond. Makanya dia cuma ngakak aja pas ngeliat seleb-seleb itu pamer harta. Secara dia orangnya gak branded, biasa aja. Jadi tidak ada hubungannya taste sama materi, ini persoalan lo bisa dibegoin trend apa gak," tulis @chawir.

    Sementara itu @419isdead mengingatkan Revina untuk tak lupa membayar pajak. "JAN LUPA BAYAR PAJAKNYA MBAK YAAA. SEMOGA KEKAYAANNYA TIDA BERKURANG. HEHE," seperti dikutip dari cuitannya, Selasa, 30 Juli 2019. Lalu menurut @jamet_01, Indonesia tidak kekurangan orang kaya, tapi kekurangan orang beretika. 

    EKO WAHYUDI | RR ARIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.