Citilink Pindah Sementara ke Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat komersial maskapai Citilink mendarat di landasan Yogyakarta International Airport (YIA) saat

    Pesawat komersial maskapai Citilink mendarat di landasan Yogyakarta International Airport (YIA) saat "Proving Flight" di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis 2 Mei 2018. Uji coba perdana pesawat komersial dengan rute penerbangan CKG-YIA-CKG tersebut menjadi salah satu bagian persiapan operasional YIA. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen maskapai Citilink Indonesia memindahkan sementara terminal penerbangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Saat ini, Citilink beroperasi di Terminal 2 domestik, sedangkan sebelumnya maskapai berbiaya hemat itu beroperasi di Terminal 1C.

    Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra mengatakan perpindahan sementara itu dilakukan menindaklanjuti adanya revitalisasi di Terminal 1C. "Ini merupakan upaya Citilink Indonesia meningkatkan kenyamanan penumpang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Juli 2019.

    Juliandra menjelaskan, penumpang yang akan melakukan perjalanan dalam negeri dengan Citilink Indonesia dapat menuju ke Terminal 2 Domestik dan melakukan check in counter di gate 3. Adapun selama masa perpindahan dilakukan, jadwal penerbangan Citilink tidak berubah.

    Meski begitu, Juliandra menginbau penumpang tiba di bandara 3 jam lebih awal. Hak itu untuk mengantisipasi adanya masalah yang dihadapi, semisal kekeliruan terminal tujuan. Ia juga menyarankan penumpang lebih dulu melakukan check-in online melalui aplikasi atau situs resmi Citilink.

    Setelah revitalisasi kelar, operasional maskapai Citilink akan kembali ke terminal 1C. "Rencananya Terminal 1C juga akan menjadi dedicated terminal untuk penerbangan domestik Citilink Indonesia,” tuturnya.

    Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga Simpatupang mengatakan revitalisasi Terminal 1C dilakukan untuk menambah daya tampung. "Kami terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan seluruh pengguna jasa," tuturnya.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.