Kemenhub Kembangkan 12 Pelabuhan Penyeberangan di Danau Toba

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) ketika berlayar menuju Bunaken di Sulawesi Utara, Jumat, 5 Juli 2019. Jokowi bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para menteri Kabinet Kerja hari ini mengunjungi Taman Nasional Bunaken, sekaligus mengecek sejumlah fasilitas di kawasan wisata tersebut.  ANTARA

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) ketika berlayar menuju Bunaken di Sulawesi Utara, Jumat, 5 Juli 2019. Jokowi bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para menteri Kabinet Kerja hari ini mengunjungi Taman Nasional Bunaken, sekaligus mengecek sejumlah fasilitas di kawasan wisata tersebut. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan sedang mengembangkan sejumlah infrastruktur transportasi guna mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Danau Toba. Sedikitnya 12 pelabuhan penyeberangan yang ada di kawasan  akan dikembangkan untuk mendukung pariwisata Danau Toba.

    “Kita tahu Toba satu tempat yang begitu indah. Kita akan kembangkan sejumlah infrastruktur transportasi di sini, seperti di Pelabuhan Muara ini," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Ahad 28 Juli 2019.

    Saat meninjau Pelabuhan Muara di Danau Toba, Sumatera Utara, Budi Karya mengatakan, 12 pelabuhan penyeberangan yang  akan dikembangkan adalah Pelabuhan Balige, Muara, Ambarita, Ajibata, Simanindo, Tigaras, Sipinggan, Onanrunggu, Onanbaru, Neinggolan, Pakkara, dan Marbuntoruan. Adapun delapan di antaranya telah dibangun. 

    Lebih lanjut Menhub mengungkapkan telah membangun lima kapal besar untuk melayani angkutan penyeberangan di Danau Toba. Satu di antaranya yaitu Kapal Motor Ihan Batak sudah siap digunakan setelah dua tahun proses pembangunan.

    Namun, Menhub mengatakan akan tetap memperhatikan kapal-kapal kecil milik masyarakat. "Selain membangun lima kapal, Kemenhub juga memberdayakan kapal disini. Ini bagian dari penghidupan masyarakat jadi kita harus perhatikan juga bahwa masyarakat tidak boleh tersingkirkan. Kita buat kapal-kapal besar tapi kapal kecil masyarakat tetap dioperasikan dengan memperhatikan aspek keselamatan," kata Budi Karya.

    Menhub mengatakan pada tahun 2020, ditargetkan pengembangan sarana dan prasarana transportasi di Danau Toba sudah siap semuanya. Total investasi yang telah dikeluarkan sampai dengan tahun 2020 yaitu sekitar Rp600 miliar.

    "Paling penting adalah kita memberikan prioritas kepada Danau Toba untuk menjadi Bali baru. Kita lihat pembangunan sudah dua tahun ini kota lakukan. Kapal ikan batak sudah siap dan kita akan koordinasi dengan fungsi yang lain. Kita harapkan 2020 sudah siap semua," kata Menhub Budi Karya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.