KLHK: 32 Persen Sampah di Indonesia Belum Terkelola

Ilustrasi Selamatkan Dunia dari Sampah Plastik. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati mengatakan diperlukan gerakan-gerakan untuk membantu pengelolaan sampah supaya tidak terbuang secara ilegal.

Dia mencatat, saat ini 32 persen sampah di Indonesia masih belum terkelola. "TPA (tempat pembuangan akhir) kita 55 persen masih open bumping (dikumpulkan secara terbuka), artinya masih terbuka. Sedangkan 32 persen sampah di Indonesia belum terkelola, masih ilegal terbuang," kata Vivien di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 28 Juli 2019.

Hal itu dia katakan saat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, meluncurkan gerakan satu juta tumbler.

Dia mengatakan acara kampanye penggunaan tumbler sangat bagus. "Kita tidak melarang orang untuk minum dari botol plastik, asalkan botol plastik terkelola dengan baik. Kan botol plastik bisa dipakai lagi," ujarnya.

Namun, dia melihat masyarakat Indonesia sangat banyak, karena itu harus pararel dalam menangani sampah plastik. Dia mengatakan saat ini ada gerakan kampanye pengurangan, tapi ada juga sedang membangun sistem pengelolaan sampah plastik.

Salah satunya, kata dia, dengan mendirikan bank-bank sampah. Vivien melihat, bank memiliki koneksi langsung dengan pabrik daur ulang.

"Sehingga kita kurangi sampah plastiknya, tapi juga kalau memang harus minum dengan botol plastik mineral, itu harus diatur pengelolaannya agar tidak dibuang ke TPA," kata Vivien.

Dia juga mengatakan sampah di Indonesia sudah luar biasa banyak, yaitu 65,8 juta ton per tahun

Kemudian, kata dia, sampah plastiknya sekitar 7,2 juta ton per tahun. "Dan Indonesia sekarang punya gerakan yang namanya pengurangan sampah. Jadi kita mau ya kurangi sampah ya? Bapak ibu adik-adik sekalian, sekarang udah dibagikan tumbler," ujar Vivien.

Dia mengatakan pemakaian tumbler paling tidak bisa mengurangi satu hari tidak membuang botol plastik. Menurut dia, rata-rata per orang membuang sampah plastik 0,7 kg per hari. "Jadi kalau sekarang kita mengurangi penggunaan botol plastik, itu luar biasa. kita kurangi pakai sedotan plastik juga," kata dia.

Dia juga mengatakan sedotan plastik di Indonesia itu satu hari bisa mencapai 93 juga sedotan. "Kalau kita jajarkan sedotan itu panjangnya dari Jakarta sampai Mexico, itu satu hari lho," kata dia.






Dukungan Dinas LH DKI Pada Acara Relawan Jokowi di GBK: Toilet Portable, Pasukan Oranye Hingga Street Sweeper

11 jam lalu

Dukungan Dinas LH DKI Pada Acara Relawan Jokowi di GBK: Toilet Portable, Pasukan Oranye Hingga Street Sweeper

Dinas Lingkungan Hidup DKI menyediakan puluhan toilet portable hingga 14 unit street sweeper untuk menunjang acara relawan Jokowi di GBK.


Dinas LH DKI Berhasil Kumpulkan 31 Ton Sampah dari Acara Relawan Jokowi di GBK

20 jam lalu

Dinas LH DKI Berhasil Kumpulkan 31 Ton Sampah dari Acara Relawan Jokowi di GBK

Dinas LH DKI menurunkan 500 personel pasukan oranye dan truk serta mobil street sweeper untuk membersihkan sampah di acara relawan Jokowi.


Tahun Depan, KLHK Gugat Kerusakan Lingkungan Akibat Tumpahan Minyak Montara

3 hari lalu

Tahun Depan, KLHK Gugat Kerusakan Lingkungan Akibat Tumpahan Minyak Montara

Pemerintah akan mengajukan gugatan perdata atas kerugian lingkungan hidup akibat tumpahan minyak Montara di Laut Timur, Nusa Tenggara Timur.


Trend Asia Sebut Batu Bara Ilegal Ismail Bolong Cs Diekspor ke 3 Negara

4 hari lalu

Trend Asia Sebut Batu Bara Ilegal Ismail Bolong Cs Diekspor ke 3 Negara

Akivitas ilegal Ismail Bolong cs bukan hanya di level ekspolitasi, tetapi hingga distribusi dan penjualan.


Si Molisa, Motor Listrik Pengangkut Sampah di Banjarmasin

10 hari lalu

Si Molisa, Motor Listrik Pengangkut Sampah di Banjarmasin

Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, saat ini punya motor listrik bernama Si Molisa yang bertugas mengangkut sampah.


Belantara Paparkan Program Agroforestri Lahan Gambut di COP27 UNFCCC

12 hari lalu

Belantara Paparkan Program Agroforestri Lahan Gambut di COP27 UNFCCC

Keberadaan lahan gambut sangat penting bagi upaya global untuk memerangi perubahan iklim dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.


DPRD Optimistis Proyek ITF Sunter dan Wilayah Barat Terealisasi pada 2023

13 hari lalu

DPRD Optimistis Proyek ITF Sunter dan Wilayah Barat Terealisasi pada 2023

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail optimistis pembangunan tempat pengolahan sampah atau ITF di Sunter dan di Wilayah Barat dimulai tahun depan


Drone Terbang di CFD Tomang, Tak Ada Warga yang Buang Sampah Sembarangan

14 hari lalu

Drone Terbang di CFD Tomang, Tak Ada Warga yang Buang Sampah Sembarangan

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menerbangkan drone di Jalan Tomang Raya saat pelaksanaan car free day (CFD) untuk mengawasi yang buang sampah


Penggiat Sampah di Buleleng Mendapatkan Bantuan Sarpras dari KKP

15 hari lalu

Penggiat Sampah di Buleleng Mendapatkan Bantuan Sarpras dari KKP

Bantuan diharapkan dapat menjadi stimulan bagi kelompok dan masyarakat sekitar agar dapat menggerakkan dinamika perekonomian yang berbasis pada kebutuhan masyarakat


Tak Cukup Drone, Menanti Sanksi Tegas bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Jakarta

15 hari lalu

Tak Cukup Drone, Menanti Sanksi Tegas bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Jakarta

Pj Gubernur DKI Jakarta meminta penggunaan drone untuk mengawasi warga yang masih buang sampah sembarangan