HUT BI Ke-66, Perry Warjiyo Gelar Acara Gowes Sepeda

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo seusai salat Jumat di kompleks kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Juli 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo seusai salat Jumat di kompleks kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Juli 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia atau BI menggelar acara bersepeda bertajuk Gowes Transformasi Nusantara 2019 dengan tema Healthy Mind, Healthy Body, Healthy Spirit pada Sabtu, 27 Juli 2019. Kegiatan itu dihelat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun BI ke-66 dan HUT RI yang akan datang.

    "Ini tema yang kita lakukan adalah bagaimana kita BI terus melakukan transformasi dan dalam rangka mendukung visi kita berkontribusi nyata dalam perekonomian nasional," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo sebelum melepas para pesepeda.

    Pada perhelatan kali ini, Perry juga siap berpartisipasi menggowes sepedanya. Ia tiba sekitar pukul 06.30 WIB dengan mengenakan kaus bersepeda berwarna biru dan celana olah raga berwarna hitam. Kali ini, ia juga sudah membawa sepeda gunung berwarna oranye.

    Adapun peserta gowes tersebut, tutur Perry, adalah mitra-mitra kerja Bank Indonesia dari kalangan pemerintah, perbankan, dunia usaha, hingga kalangan sistem pembayaran. Peserta lainnya adalah pegawai BI dari kantor pusat maupun kantor perwakilan. "Jadi ini tumplek blek lah di Gowes Nusantara ini."

    Para peserta gowes itu pun terbagi ke dalam dua kelompok pada kegiatan kali ini, yakni para peserta yang menempuh rute berjarak 66 kilometer dan peserta yang menempuh rute berjarak 17 kilometer. Perry ikut dalam rombongan rute 17 kilometer, yaitu dari Gedung Bank Indonesia di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, ke Museum Bank Indonesia di daerah Kota Tua, Jakarta Utara.

    Perry mengatakan kegiatan tersebut adalah bagian dari transformasi BI yang sudah berlangsung sejak tahun lalu. Transformasi itu meliputi kebijakan, organisasi, sumber daya manusia, hingga budaya kerja. "Ini adalah bagian dari mewujudkan visi kita berkontribusi terhadap perekonomian nasional dan menjadi yang terbaik di emerging market," tutur dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.