Soal Kimi Hime, Rudiantara: Kita Tak Sembarangan Main Tutup

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lewat akun Instagramnya Kimi Hime sering berbagi aktivitasnya termasuk sejumlah foto-foto narsisnya. Gadis bernama asli Kimberly Khoe ini mulai mengunggah video konten video gamenya ke YouTubenya pada 2 April 2017. Instagram/@Kimihime

    Lewat akun Instagramnya Kimi Hime sering berbagi aktivitasnya termasuk sejumlah foto-foto narsisnya. Gadis bernama asli Kimberly Khoe ini mulai mengunggah video konten video gamenya ke YouTubenya pada 2 April 2017. Instagram/@Kimihime

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan, pemerintah tidak akan asal-asalan dalam memblokir konten media sosial, termasuk pemblokiran konten video Youtube milik YouTuber Kimi Hime. "Kita enggak sembarangan main tutup atau tidak ditutup," kata Rudiantara di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.

    Rudiantara mengatakan, pemerintah pasti mengecek terlebih dulu masalahnya. Biasanya, pemerintah akan memanggil pihak yang bermasalah untuk meminta penjelasan dan duduk bersama mencari solusi.

    Tetapi, jika pihak tersebut tak memenuhi panggilan pemerintah, maka Kominfo pasti akan melakukan tindakan. Salah satunya lewat penutupan sementara konten atau situs. "Untuk memastikan datang biasanya di-suspend dulu. Dulu juga kan gitu, Tik Tok diundang-undang enggak datang, ditutup dulu, baru datang, beres, buka lagi," kata Rudiantara.

    Kementerian Kominfo sebelumnya mengajukan permohonan pemblokiran atau penghentian penayangan tiga video YouTube milik Kimi Hime kepada Google, induk usaha YouTube. Google memenuhi permohonan itu dan resmi memblokir ketiga konten yang dinilai Kominfo melanggar asas kesusilaan tersebut.

    Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam konferensi pers pada Rabu kemarin, menyatakan Kominfo juga mengajukan permohonan pembatasan umur untuk enam konten lainnya. Menurut dia, beberapa konten dari Kimi Hime memenuhi kategori vulgar.

    Saat dilakukan profiling menyeluruh, tim Kominfo menemukan bahwa video Kimi Hime ini direspons banyak netizen. Anak-anak pun ikut mengomentari video tersebut. Hal ini lah yang menjadi dasar Kominfo memblokir tiga video YouTube Kimi Hime tersebut.

    Kimi Hime kemudian mengungkapkan curahan hatinya kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi lewat video berdurasi lebih kurang 20 menit. Ia menyatakan bahwa kebijakan memblokir saat ini bukanlah solusi.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.