Pertamina Gandeng Pos Indonesia Kirim Elpiji Nonsubsidi ke KTI

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mempersiapkan tabung gas 12 kg sebelum diisi di stasiun pengisian bahan bakar elpiji Patra Trading Plumpang, Jakarta, 27 Mei 2015. Realisasi penjualan LPG Pertamina hingga April 2015 tercatat mencapai 2,05 juta metric ton atau meningkat sekitar 6% dibandingkan dengan penyaluran pada periode yang sama tahun 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Pekerja mempersiapkan tabung gas 12 kg sebelum diisi di stasiun pengisian bahan bakar elpiji Patra Trading Plumpang, Jakarta, 27 Mei 2015. Realisasi penjualan LPG Pertamina hingga April 2015 tercatat mencapai 2,05 juta metric ton atau meningkat sekitar 6% dibandingkan dengan penyaluran pada periode yang sama tahun 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero) sepakat memulai kerja sama kemitraan untuk melayani daerah timur Indonesia. Salah satu bentuk kerja sama Pertamina dan Pos Indonesia adalah pengiriman elpiji nonsubsidi untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat yang dipasok dari Surabaya.

    "Dengan adanya kerja sama pengiriman dengan PT Pos Indonesia ini dapat menguntungkan kedua belah pihak,” kata General Manager Marketing Operation Region VIII PT Pertamina (Persero), Gema Iriandus Pahalawan, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa, 23 Juli 2019.

    Penandatangan kerjasama penyelenggaraan layanan pos di wilayah kerja Kawasan Indonesia Timur atau KTI melingkupi daerah Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat dilakukan di Bandung, Selasa, 23 Juli 2019.

    Sejumlah pejabat yang ikut meneken perjanjian kerja sama itu adalah General Manager Marketing Operation Region VIII PT Pertamina (Persero), Gema Iriandus Pahalawan mewakili Pertamina, serta Kepala Regional 11 Papua-Papua Barat W Lily Selanno, dan Deputi Kurir dan Logisik Kantor Regional 10 Sulawesi-Maluku Ahmad Jatmika mewakili PT Pos Indonesia.

    Gema mengatakan, kerja sama tersebut merupakan sinergi Pertamina dan PT Pos untuk memanfaatkan potensi dalam pemanfaatan produk pengelolaan layanan masing-masing. Kerja sama tersebut sekaligus untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan pengiriman barang di wilayah Indonesia timur, termasuk layanan pos berupa surat, dokumen, dan logistik. “Kami berharap agar sinergi antar-BUMN ini dapat memberi manfaat yang lebih besar bagi bisnis dan masyarakat,” kata dia.

    Kerja sama ini juga diharapkan meningkatkan efisiensi dan menghasilkan keuntungan bagi kedua pihak. “Pelayanan bisa makin optimal serta bisa memberikan nilai kemanfaatan yang besar bagi masyarakat,” ucap Gema.

    Kepala Regional 11 Papua-Papua Barat, PT Pos Indonesia, W Lily Selanno mengatakan, tugas PT Pos untuk mendukung program pemerintah, di antaranya dalam penyaluran bahan bakar. “Kerjasama ini adalah sebuah sinergi yang sangat bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat dan tentunya sangat membantu masyarakat dalam penyaluran LPG,” katanya.

    Lily mengatakan, Pos Indonesia mempunyai titik layanan yang tersebar sampai ke pelosok negeri. “Sinergi ini membawa misi untuk kesejahteraan masyarakat dalam pemenuhan elpiji di seluruh pelosok tanah air, khususnya di KTI (kawasan timur Indonesia),” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.