Bukalapak Ungkap Isi Pertemuan dengan Luhut Pandjaitan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menguasai sekitar 15.600 hektar lahan tambang dan kelapa sawit di Kutai Kartanegara. Luhut juga merupakan inisiator tim Bravo-5. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menguasai sekitar 15.600 hektar lahan tambang dan kelapa sawit di Kutai Kartanegara. Luhut juga merupakan inisiator tim Bravo-5. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Head of Corporate Communications Bukalapak, Intan Wibisono mengungkapkan isi pertemuan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky pada Senin, 22 Juli 2019. Menurutnya, Bukalapak telah menyampaikan masukan terkait perlindungan industri e-commerce dalam negeri.

    "Kemarin kami telah menyampaikan masukan ke Kemenkomar dari industri dan kami percaya pemerintah Indonesia akan menerapkan kebijakan yang melindungi industri dalam negeri dan konsumen," kata Intan melalui pesan singkat kepada Tempo, 23 Juli 2019.

    Intan percaya kolaborasi antara e-commerce dan pemerintah serta para penggerak industri dapat memajukan industri usaha kecil sehingga Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

    Kemudian, Intan ingin pemerintah mengerti bahwa Bukalapak adalah marketplace domestik.  Menurutnya, e-commerce identik dengan warna merah ini beroperasi sepenuhnya di Indonesia dan guna memfasilitasi pedagang dan pelanggan di dalam negeri, sehingga seluruh transaksi terjadi di dalam negeri.

    Intan menambahkan, Bukalapak sendiri terus meningkatkan daya saing para pelaku usaha kecil dalam negeri dan produk - produknya di pasar internasional. Kini, sudah lebih dari 4 juta pelapak kami dapat melakukan ekspor hasil produknya dan terhubung dengan para konsumen di lima negara di Asia yakni, Singapura, Malaysia, Hong Kong, Taiwan, dan Brunei Darussalam.

    Sebelumnya Luhut Pandjaitan, membenarkan telah melakukan pertemuan bersama CEO Bukalapak dan Tokopedia. Menurutnya, dalam rapat tersebut, mereka membahas tentang dukungan pemerintah terkait pajak.

    "Misalnya tadi yang kita bicaralah soal pajak, saya minta usulan mereka untuk disampaikan besok," kata Luhut di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Senin, 22 Juli 2019.

    Luhut menegaskan, bahwa pemerintah akan terus mendukung e-commerce dalam negeri. Namun dirinya juga berharap, dari kedua marketplace tersebut juga harus mendukung semua program pemerintah.

    "Tadi mereka datang minta support (dukungan) pemerintah. Saya beritahu, kalian pasti kita support asal kalian juga support pemerintah," kata Luhut Pandjaitan.

    EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.