PUPR: Program Sejuta Rumah Capai 680 Ribu Unit

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau rumah murah di Villa Kencana Cikarang dala Program Sejuta Rumah di Jawa Barat, 4 Mei 2017. Sejak awal Januari hingga akhir November 2017, sudah terbangun 751.973 rumah dalam Program Sejuta Rumah. TEMPO/Tony Hartawan

    Presiden Joko Widodo meninjau rumah murah di Villa Kencana Cikarang dala Program Sejuta Rumah di Jawa Barat, 4 Mei 2017. Sejak awal Januari hingga akhir November 2017, sudah terbangun 751.973 rumah dalam Program Sejuta Rumah. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat hingga pertengahan Juli 2019, realisasi program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mencapai 680 ribu unit dari target tahun ini yakni 1.250.000 unit. 

    Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, program satu juta rumah tersebut naik dari sebelumnya hanya satu juta menjadi 1.250.000 unit.

    "Program 1 juta rumah sebelumnya ini kita naikkan menjadi 1.250.000. Sampai bulan Juli 2019 sudah 680.000 unit," katanya di Semarang, Selasa, 23 Juli 2019.

    Dia menyakini, target program tersebut terpenuhi mengingat saat ini pemerintah telah menetapkan besaran rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

    "Harga baru yang sudah dikeluarkan saya kira membuat peminatnya tambah semangat," tuturnya.

    Menurutnya, pemintaan rumah MBR di wilayah Jawa Tengah begitu besar. Sehingga pemerintah pun fokus mengembangkan jenis rumah komunitas di provinsi ini. 

    Adapun, rumah komunitas tersebut dibangun di Kabupaten Kendal, di mana perumahan tersebut di desain khusus bagi Akademisi, Dekan, Pebisnis, komunitas dan juga pemerintah.

    "Jateng besar peminatnya, Jateng juga dikembangkan rumah berbasis komunitas, di Kendal ada akademsi, dekan, bisnis, komunitas dan, pemerintah. Berbeda dengan di Garut yang hanya pebisinis, komunitas dan pemerintah saja," katanya.

    Baca berita Program Sejuta Rumah lainnya di Tempo.co

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.